// <![CDATA[PENGARUH RASIO AGEN C02 DAN VARZASI TEMPERATUR TERHADAP HASIL GASIFIKASI BIOMASSA TEMPURUNG KELAPA lMENGGUNAKAN FUWCE BERDASARKAN ANALISIS KUALITATIF]]> 0402078903 - Yuono, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 NESHA TRI ASIFHA/142018025 Penulis FAISHAL HAFIZH DINATA/142018042 Penulis
Kelapa banyak ditanam Indonesia karena Indonesia merupakan negara beriklim tropis. Hal ini membuat kelapa yang dihasilkan dapat dengan mudah ditemukan, sehingga banyak dimanfaatkan untuk dikonsumsi secara langsung maupun dilakukan Pengolahan. Tempurung kelapa umumnya masih dimanfaatkan secara tradisional dengan metode pengarangan. Tempurung kelapa dapat dimanfaatkan dengan salah satu mode gastifikasi, yang dapat menghasilkan suau energy yang memimiliki nilai jual lebih. Metode gasifikasi pada tempurung kelapa dapat menghasilkan producer gas yang dimanfaatkan sebagai energy alternative dan bahan baku proses. Penelitian dilakukan untuk mengidentifikasi pengaruh rasio CO2 sebagai agen gasifikasi terhadap kualitas dan kuantitas producer gas yang dihasilkan. Bahan baku dilakukan analisis ultimat dan proksimat untuk mengetahui kandungan moisture, ash, fixed carbon dan volatile matter, serta furnace dengan tahap pengeringan dengan temperature 70oC selama 30 menit, tahap pirolis dengan temperature 700oC, 800oC, dan 900oC selama 20 menit. Agen gasifikasi CO2 dimasukan dengan rasio sebesar 95%. Pada rasio 95% dengan temperature 800oC producer gas yg dihasilkan dengan warna api jingga, tinggi api 16 cm dan warna nyala api 67 detik.