// <![CDATA[PENELITIAN AWAL PENERAPAN ISO 9001:]]> Lisye Fitria, Ir., MT. Dosen Pembimbing 2 Ir. Ambar Harsono, M.T. Dosen Pembimbing 1 FITRIA CITRA RESMI / 13 - 1999 - 056 Penulis
Semakin banyaknya perguruan tinggi yangmenawarkan program studi yang bermacam,-macam menyebabkan masing-masingperguruan tinggi harus terus membenahi diri khususnya dalam menentukan prosesbelajar mengajar (teaching and learning process) yang berkualitas. Menurut RudiSuardi (2003) perguruan tinggi seringkali menemukan berbagai permasalahan yangsulit dicari sumbernya. Hal ini dikarenakan belum ada standar operasi yangjelas sehingga tidak ada pedoman terhadap pekerjaan yang akan dan sedangdilakukan Jurusan Teknik Kimia. Institut Teknologi Nasional merupakan salahsatu jurusan pada perguruan tinggi swasta di Kota Bandung yang mendapat bantuandana dari Asian Development bank dalam rangka pegram Technological andProfessional Skills Development Sector Project (TPSDP). Saat ini jurusanKimia mempunyai masalah pada kurangnya aktivitas untuk melakukan internalmanagement dan pengelolaan organisasi sehingga dapat menyebabkan tidakoptimalnya penerapan sistem evaluasi performansi staf pengajar, sistem evaluasikurikulum dan pengelolaan sumber daya manusianya. Kurangnya aktivitas untukmelakukan internal management dan pengelolaan organisasi juga dapat menyebabkantidak terpantaunya alumni Teknik Kimia, Institut Teknologi Nasional yang telahbekerja industri-industri. Alternatif penyelesaian masalah tersebut adalahdengan memperbaiki peraturan dan prosedur terdokumentasi yang berlaku di jurursanKimia.salah satu acuan untuk melakukan perndokumentasian peraturan dan proseduryaitu dengan menggunakan persyaratan yang ditetapkan oleh ISO 9001:2000. Olehkarena itu dalam penelitian ini akan diketahui sejauh mana kesiapan sistem pendokumentasianJurusan Kimia apabila dilihat dari sudah pandang ISO. Model penelitian yangdilakukan adalah gap antara ketentuan yang disyaratkan dalam ISO 9001:2000dengan kondisi aktual Jurusan Kimia saat ini. Dari gap yang terjadi tersebutakan diatraik analaisia tentang system manajeman kulaitas Jurusan Kimia. Secaragaris besar langkah-langkah pada penelitian ini, yaitu: 1. Merancang daftar periksa (checklist) ISO 9001-2000 2. Penilaian kesiapan proses belajar di jurusan Teknik Kimia ITENAS 3. Menganalisis hal-hal yang perlu diperbaiki. Hal-hal yang perlu diperbaiki tersebut didapatdari elemen jawaban tidak pada checklist ISO 9001:2000 yang digunakan yaitu sesuai dengan versi Vincent Gaspersz dalam bukunya ISO 9001:2000 and Continual Quality Improvement (2002). Klausul ISO yang dibuat dalam daftar periksa (check list) hanya klausul yang merupakan persyaratan saja, yaitu klausul 4 (Sistem Manajemen Kualitas), Klausul 5 (Tanggung Jawab Manajemen), Klausul 6 (Manajemen SumberDaya). Klausul 7 (Realisasi Produk). Klausul 8 (Pengukuran, Analisis dan Perbaikan).Sedangkan untuk penilaian kesiapan proses belajar mengajar digunakan metode penilaian Perry L Johnson dalam bukunya Meeting The New International Standard(1995). Kategori penilaian dibagi empat bagian, yaitu kuat (strong),sedangkan (fair), lemah (weak) dan buruk (poor). Adapun kesiapan proses belajar mengajar di jurusan Teknik Kimia. ITENAS adalah sebagai berikut bagian jurusan : sedang (fair) bagianKurikulum sedang (fair), bagian Perkuliahan kuat (strong) bagian Praktikumsedang (fair), bagian Kerja Praktek lemah (weak) dan bagian Tugas akhir(weak).