RANCANGAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN KAMAR DAN RUANG SIDANG SEBAGAI PENUNJANG DALAM PENGELOLAAN MANAJEMEN HOTEL (Studi Kasus Hotel Selabintana-Sukabumi)
Hotel Selabintana merupakan hotel berbintang dua yang menyediakan jasa pelayanan berupa jasa penginapan dan Jasa sewa ruang sidang Untuk menJaga kualitas pelayanan Jasa yang dibebankan. maka anfonnast yang tepat waktu dan akurat mengenai sarana penginapan dan ruang sidang merupakan hal yang penting untuk diperhatikan.
Pada saat ini Hotel Selabintana menggunakan sistem infonnasa manaJemen dengan sistem database yang dibuat secara manual atau menggunakan sistem pembukuan biasa mengakibatkan kesulitan bagafrcmt office dalam mencan data pesanan kamar atau ruang sidang yang dicatat pada buku reservasi tamu, dimana penyimpanan buku reservast tersebut bertumpuk dan tidak teratur Pemeriksaan terhadap perlengkapan kamar masah dilakukan secara fisik,housekeeping melakukan pemeriksaan terhadap seluruh kamar pada saat tamu check out saja, sehingga sering terjadi kekosongan persediaan perlengkapan kamar yang harus disediakan pada saat tamu akan menggunakan kamar tersebut. Kondisi demikian mengakibatkan keluhan dan konsumen dan akan menenangkan kesan baik Hotel Selabintana di mata konsumen.
Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka salah satu alternatif yang diusulkan dalam menyelesaikan masalah yang terjadi pada Hotel Selabintana, yaitu dengan menerapkan sistem pengelolaan data atau lebih dikenal dengan database management system (DBMS) dengan menggunakan alat bantu komputer. Sehingga informasi yang dibutuhkan dapat tersaji tepat waktu dan akurat serta memiliki kemudahan dalam melakukan manipulasi data transaksi yang terjadi Pengelolaan database yang terkomputerisasi menggunakan program aplikasi yang dibuat dengan salah satu software DBMS yaitu untuk business logic menggunakan Borland Delphi 7 dan interface serta databasenya menggunakan microsoft SQL Server 2000.
Perancangan database dibuat dengan menggunakan pendekatan metoda E-R diagram. hasil perancangan database ini menghasilkan empat program utama yaitu program menu password, program menu pengisian data (data entry), program menu pencarian data. Dan program menu pengaturan/regulasi. Sedangkan hasil keseluruhan perancangan sistem informasi ini menghasilkan program aplikasi yang terdiri dan 10 lnput yang berupa form isian (formulir data kamar, formulir data ruang sidang, formulir kwitansi check in. formulir kwitansi check out, formulir kwitansi sewa ruang sidang, formulir karyawan, fonnut ltr F&B. formulir data pemasok. formulir data perlengkapan kamar, formulir pengambilan perlengkapan kamar) dan 8 output berupa laporan (laporan sewa kamar, kwitansi check m, kwttansa check out nota F&B. laporan sewa ruang sidang, kwitansi sewa ruang sidang, laporan pembacaan perlengkapan kamar, laporan persediaan perlengkapan kamar). Keterkaitan antara data dan hasil perancangan sistem informasi dapat dilihat pada tabel data dan hasil perancangan sistem informasi untuk mendukung keputusan dalam aktivitas yang menjadi objek penelitian di halaman berikut Program aplikasi yang dibuat berupa prototype, sehingga belum bisa dIimplementasikan pada Hotel Selabintana karena harus dilakukan uji coba terhadap program aplikasi tersebut.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2004).RANCANGAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN KAMAR DAN RUANG SIDANG SEBAGAI PENUNJANG DALAM PENGELOLAAN MANAJEMEN HOTEL (Studi Kasus Hotel Selabintana-Sukabumi) ().Teknik Industri:FTI
Chicago Style
.RANCANGAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN KAMAR DAN RUANG SIDANG SEBAGAI PENUNJANG DALAM PENGELOLAAN MANAJEMEN HOTEL (Studi Kasus Hotel Selabintana-Sukabumi) ().Teknik Industri:FTI,2004.Text
MLA Style
.RANCANGAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN KAMAR DAN RUANG SIDANG SEBAGAI PENUNJANG DALAM PENGELOLAAN MANAJEMEN HOTEL (Studi Kasus Hotel Selabintana-Sukabumi) ().Teknik Industri:FTI,2004.Text
Turabian Style
.RANCANGAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN KAMAR DAN RUANG SIDANG SEBAGAI PENUNJANG DALAM PENGELOLAAN MANAJEMEN HOTEL (Studi Kasus Hotel Selabintana-Sukabumi) ().Teknik Industri:FTI,2004.Text