// <![CDATA[PERUMUSAN STRATEGI BERSAING DENGAN MENGGUNAKAN MATRIKS INTERNAL- EKSTERNAL DAN MATRIKS SWOT PADA TOSERBA X]]> Sugih Arijanto, ST., M.M. Dosen Pembimbing 2 Ir. Yanti Helianty, M.T. Dosen Pembimbing 1 LIDYA FITRI / 13-1999-122 Penulis
Toserba X adalah sebuah perusahaan yang bergerak dibidang penjualan produk secara langsung. Toserba X berada d.i daerah Pahlawan, dimana daerah tersebut memiliki penduduk yang cukup potensial untuk dijadikan konsumen. Selain Toserba X, terdapat juga toserba toserba lain yang menjadi pesaing seperti Toserba A, Toserba B, dan Toserba C. Oleh sebab itulah Toserba X memerlukan strategi bersaing dalan1 menghadapi persaingan serta untuk menarik penduduk sekitar Pahlawan menjadi konsumen Toserba X. Untuk mendapatkan strategi bersaing bagi Toserba X, maka digunakan Matriks Intemal-Ekstemal dan Matriks SWOT (Strengths Weaknesses Opportunities Threats). Matriks Internal-Ekstemal memberikan gambaran secara umum tentang strategi yang harus dilakukan, sedangkan Matriks SWOT memberikan strategi yang lebih detail. Kedua matriks ini diperoleh denganmelakukan analisis terhadap lingkungan internaldan lingkungan eksternal. Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan cara mewawancarai pihak manajemen perusahaan, observasi, serta melakukan penyebaran kuesioner. Berdasarkan basil pengumpulan data, maka dilakukan analisis lingkungan internal dengan menggunakan lima kekuatan dalam persaingan dan analisis lingkungan eksternal menggunakan Rantai Nilai (Value Chaim).Hasil dari analisis lingkungan internal dan ekstemal digunakan untuk membuat matriks Internal - Eksternal dan Matriks SWOT. Dari Matriks Internal - Eksternal diperoleh strategi pertumbuhan dan stability karena Toserba X berada pada sel kelima, sedangkan dari Matriks SWOT diusulkan beberapa strategi bersaing hasil kombinasi dari strategi Stength-Opporhmity (SO),Weakness-Opportunily (WO), Strength-Threat(ST), dan Weakness-Threat (WT). Dari kedua matriks ini dilakukan uji kesesuaian untuk memperoleh strategi bersama. Selain melakukan uji kesesuaian terhadap Matriks Intemal-Ekstemal dan Matriks SWOT, perlu juga dilakukan kesesuaian dengan visi dan misi yang dimiliki oleh perusahaan. Strategi bersaing yang diperoleh setelah melakukan uji kesesuaian adalah sebagai berikut: 1. Mempertahankan harga jual produk yang murah. 2. Memilih kasir teladan setiap minggunya agar kasir tetap mempunyai kinerja yang baik. 3. Membuat Jalur cepat dengan menetapkan Jalur tersebut hanya melayani konsumen denga nbelanjaan maksimal 5 item. 4. Menawarkan produk-produk yang berkualitas dengan harga murah. 5. Memperluas fasilitas parkir. 6. Memperluas ruangan took. 7. Meningkatkan kualitas layanan kepada konsumen. 8. Memasang label harga pada setiap kemasan produk.