// <![CDATA[VALUE ENGINEERING TERHADAP PRODUK TROLLEY USULAN (STUDI KASUS DI PT. DHARMA POLIMETAL)]]> Ir. Abu Bakar, MM. Dosen Pembimbing 1 Caecilia Sri Wahyuning, Ir., M.T Dosen Pembimbing 2 DEVY RACHDIANTI LAKSMI / 13.1999.133 Penulis
Kelangsungan pertumbuhan usaha sangat tergantung pada kemampuan perusahaan dalam mengantisipasi perubahan-perubahan yang terjadi pada lingkungan usaha. Hal yang mendasar dari perubahan tersebut berkenaan dengan perubahan pasar yakni perilaku konsumen dan persaingan usaba. PT. Dhanna Polimetal merupakan suatu perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang pembuatan produk-produk berbahan baku utama metalllogam. Salah satu produk unggulannya adalah alat bantu angkut barang berupa trolley yang memiliki kapasitas muatan sebesar 500 kg sehingga berat total trolley dengan muatan maksimal yaitu sebesar ±543, I kg. Berdasarkan hal tersebut, penelitian yang dilakukan oleh Baladraf (2003), yaitu pengembangan produk trolley dengan pendekatan ergonomi dan parameter yang dijadikan dasar dalam pembuatan produk usulan tersebut yaitu adanya keinginan dan barapan terhadap produk trolley. Pengembangan produk trolley yang diusulkan menimbulkan pennasalahan baru yang menuntut perusahaan untuk mempertimbangkan basil rancangan tersebut sehingga penelitian ini mengevaluasi rancangan produk trolley usulan dengan bahan acuannya adalah rancangan produk trolley sekarang. Tujuan penelitian yang ingin dicapai adalah menunjukkan bahwa performansi produk 1rolley yang diusulkan lebih baik dari produk trolley sebelumnya berdasarkan rasio antara fungsi produk yang dirasakan oleh pengguna dengan cost yang muncul. Penerapan value engineering dapat digunakan untu.k mengevaluasi rancangan produk trolley yang diusulkan. Proses evaluasi diawali dengan mengidentifikasi komponen-komponen produk trolley untuk diketahui fungsi performansi dan biaya produksi (manufacturing cost) produk trolley. Functional Analysis System Technique (F Asn digunakan untuk menganalisis fungsi-fungsi yang dibutu.hkan oleb produk trolley dengan bobot fungsi menggunakan nilai goal yang diperoleh dari HOQ karena produk trolley usulan belum diluncurkan ke pasaran. Sedangkan perhitungan biaya (manufacturing cost) menggunakan persamaan yang digunakan oleb perusahaan yang telah dibakukan. Berdasarkan basil evaluasi yang dilakukan bahwa performansi rancangan produk trolley usulan secara utuh lebih baik dari produk sebelumnya. Hal tersebut ditunjukkan dengan nilai value index (VI) produk trolley usulan lebih besar dari produk sebelumnya dengan selisih nilai VI sebesar 0,34. Walaupun biaya produksi (manufacturing cost) produk trolley usulan Jebih mahal namun biaya tersebut terbayarkan dengan ni lai fungsi yang meningkat. Hasil evaluasi produk trolley dapat dilihat pada tabel berikut ini.