PERANCANGAN MASS CUSTOMIZA TION UNTUK PRODUK SEPATU OLAH RAGA MENGGUNAKAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (STUDI KASUS PT.X)
Turbulensi pasar merupakan suatu syarat kelayakan suatu perusahaan apabila ingin beralih dari produksi massal menuju mass customization. Penelitian awal dilakukan untuk mengetahui kelayakan PT.X beralih dari produksi massal menuju mass customization. Hasil pengukuran tingkat turbulensi pasar PT.X sebesar 66,00 menunjukkan bahwa PT.X layak apabila ingin beralih menUJU mass custonnza(lon. Setelah didapatkan kelayakan PT.X berlatih menuju mass customization, maka langkah selanjutnya apabila PT.X mgm beralih menuju mass custon11::ation adalah menggunakan metoda quality Jimc(lol1 deployment untuk mengidentifikasi karakteristik teknis mana yang akan dicustomisasi. Penenru.an karakteristik teknis yang akan dicustomisasi dilakukan untuk dapat mengakomodasi kebutuhan dan keinginan konsumen yang beraneka ragam. Selain itu memberikan kesempatan untuk konsumen memilih variasi yang terbaik sehingga memperkecil kemungkinan beralihnya konsumen ke perusahaan lain. Untuk dapat merespon kebutuhan konsumen maka dilakukan penentuan atribut-atribut yang berpengaruh terhadap pemilihan konsumen terhadap produk sepatu olahraga berdasarkan karakteristik 4P yaitu Product, Pnce. Place dan Promotion. Dari atribut-atribut yang disusun kemudian dibuat kuesioner untuk mengetahui tingkat kepentingan atribut menurut konsumen sepatu olahraga. Setelah tingkat kepentingan atribut didapatkan maka langkah selanjutnya adalah menerjemahkan karakteristik teknis berdasarkan atribut-atribut yang terpilih. Ada lima karakteristik teknis yang dapat mengakomodasi atribut-atribut kebutuhan konsumen tersebut yaitu: Jenis bahan upper sepatu, tali sepatu, aksesoris, variasi dimensi sepatu dan saluran distribusi. Karakteristik teknis tersebut untuk selanjutnya dimasukkan ke dalam perhitungan planning matriks house of quality. Pada planning matriks data tingkat kepentingan tersebut merupakan nilai importance to customer yang kemudian dikalikan dengan nilai goal (tujuan yang hendak dicapai perusahaan) untuk mendapatkan nilai raw weight. Nilai raw we1ght yang didapatkan oleh setiap kebutuhan konsumen kemudian dikalikan dengan bobot yang didapatkan dari pembentukan matriks hubungan tingkat kebutuhan konsumen dan karakteristik teknis. Hasil dari perkalian tersebut kemudian dijumlahkan sehingga didapatkan nilai kontribusinya Nilai kontribusi kemudian dikalikan dengan nilai kemampuan customisasi tiap karakteristik teknis sehingga didapatkan tingkat customisasi tiap karakteristik teknis. Tingkat customisasi tersebut kemudian di ranking dari yang terbesar sampai yang terkecil sehingga didapatkan jenis bahan upper sepatu sebagai ranking pertama, aksesoris sebagai ranking kedua dan jenis bahan tali sepatu sebagai ranking ketiga. Seperti terlihat pada tabel berikut:
Detail Information
Citation
APA Style
. (2004).PERANCANGAN MASS CUSTOMIZA TION UNTUK PRODUK SEPATU OLAH RAGA MENGGUNAKAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (STUDI KASUS PT.X) ().Teknik Industri:FTI
Chicago Style
.PERANCANGAN MASS CUSTOMIZA TION UNTUK PRODUK SEPATU OLAH RAGA MENGGUNAKAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (STUDI KASUS PT.X) ().Teknik Industri:FTI,2004.Text
MLA Style
.PERANCANGAN MASS CUSTOMIZA TION UNTUK PRODUK SEPATU OLAH RAGA MENGGUNAKAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (STUDI KASUS PT.X) ().Teknik Industri:FTI,2004.Text
Turabian Style
.PERANCANGAN MASS CUSTOMIZA TION UNTUK PRODUK SEPATU OLAH RAGA MENGGUNAKAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (STUDI KASUS PT.X) ().Teknik Industri:FTI,2004.Text