// <![CDATA[KAJIAN BANJIR SUNGAI CITEPUS DI JALAN PAGARSIH KOTA BANDUNG]]> Amirafi Eldin/222015084 Penulis Winskayati, Dr., Ir., Sp1 Penulis
Fenomena banjir sering kali terjadi di Kota Bandung, khususnya di Jalan Pagarsih yang mengalami banjir karena meluapnya aliran dari Sungai Citepus yang merupakan anak Sungai Citarum. Data sekunder curah hujan yang diperoleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Bandung, dan data kapasitas penampang Sungai Citepus dari Balai Besar Wilayah Sungai Citarum (BBWSC) dianalisa menggunakan program HEC-RAS. Curah hujan yang digunakkan dalam kajian ini menggunakkan curah hujan dari Stasiun Cemara dengan Metode Log Normal dengan curah hujan rencana skala 25 tahun (R25) sebesar 209,30 mm, dan debit banjir rencana skala 25 tahun (Q25) dengan Metode SCS dengan menggunakkan HEC-HMS sebesar 75,4 m3/s. Hasil analisis menggunakkan software HEC-RAS dengan debit rencana (Q25) = 75,4 m3/s, mengakibatkan genangan banjir dengan luas 30.438 m2. Hal ini dapat diartikan bahwa kondisi Sungai Citepus saat ini tidak dapat menampung debit dengann periode ulang 25 tahun (Q25).