// <![CDATA[PEMODELAN STABILITAS LERENG TIMBUNAN TINGGI DENGAN PERKUATAN GEOTEKSTIL (STUDI KASUS :]]> 8839910016 - Dian Astriani Arwana Ilyas , S.T.,M.T Dosen Pembimbing 1 SELVIANA RHEINA EFFENDI/222016073 Penulis
Pada perencanaan jalan tol Ruas Sumedang – Dawuan STA 34+500, terdapat timbunan tinggi dimana untuk mencapai minimum stabilitas lerengnya diperlukan perkuatan lereng. Perkuatan yang digunakan pada penelitan ini adalah geotextile non woven. Analisis kestabilan lereng yang dilakukan yaitu analisis lereng tanpa perkuatan dan analisis lereng dengan perkuatan geotextile dengan kondisi short term dan long term. Pemodelan perkuatan menggunakan geotextile dengan kuat tarik 50 kN/m, 75 kN/m, 100 kN/m dan panjang rencana 15 m, 30 m, dan 40 m serta variasi jarak spasi antar geotextile mulai dari 1 m, 1.5 m dan 2 m dilakukan untuk mendapatkan factor keamanan dan perilaku perkuatan geotextile. Analisis stabilitas lereng dengan perkuatan geotextile dengan variasi jarak spasi 1 m, 1.5 m dan 2 m dengan kondisi tanah short term dan long term diperoleh kenaikan faktor keamanannya rata-rata sekitar 0.9%, dengan panjang geotextile 15 m, 30 m, dan 40 dengan kondisi tanah short term dan long term diperoleh kenaikan faktor keamanannya rata-rata 2.2%, dengan kuat tarik geotextile 50kN/m, 75kN/m dan 100kN/m dengan kondisi tanah short term dan long term diperoleh kenaikan rataratanya 1.6%. Faktor keamanan dengan perkuatan geotextile akan meningkat juga ditentukan oleh kualitas tanah timbunan dan proses konsolidasi setiap penimbunan yang dilakukan.