// <![CDATA[KAJIAN PENYEBAB TERJADINYA SISA MATERIAL PADA PROYEK KONSTRUKSI DI KOTA BANDUNG]]> 0420047201 Rini Ratnayanti, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 TOPA AMILUDIN/222017095 Penulis
Penanganan sisa material merupakan salah satu solusi yang hadir bagi para pelaku konstruksi dalam menangani material konstruksi agar dapat digunakan dengan baik dan tidak menimbulkan resiko terjadinya sisa material. Secara pengertian sisa material yaitu sesuatu yang sifatnya berlebih yang berasal dari hasil pekerjaan atau material tersisa/tercecer/rusak sehingga tidak dapat digunakan kembali. Penanganan sisa material sendiri dapat berpengaruh terhadap biaya yang semakin rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi terjadinya sisa material serta pengelolaan terhadap sisa material pada proyek konstruksi di Kota Bandung. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu melakukan penyebaran kuesioner kepada 31 kontraktor berdasarkan LPJK No.3 Tahun 2017 tentang kualifikasi kontraktor dan mengacu pada prinsip Green Building Council Indonesia. Hasil dari penelitian ini berdasarkan kualifikasi kontraktor faktor pelaksanaan dan pengadaan menjadi indikator paling besar yang menyebabkan terjadinya sisa material tetapi pengelolaan sisa material lebih baik jika dikelola oleh kontraktor kelas besar. Selain itu, kategori MRC didapatkan nilai rata-rata sebesar 54.8% telah menerapkan kategori dan kriteria yang telah dikeluarkan oleh GBCI. Berdasarkan hal tersebut penerapan greenship masih belum diterapkan secara maksimal oleh para pelaku konstruksi di Kota Bandung.