STUDI PERBANDINGAN STUKTUR ATAP MONOBEAM BENTANG 10 METER DENGAN MATERIAL KAYU LVL DAN KAYU CLT
Kayu merupakan salah satu bahan material bangunan yang masih banyak digunakan saat ini, akan tetapi kebutuhan kayu yang semakin meningkat dan masa panen pohon untuk pembuat kayu yang lama, serta kayu memiliki panjang yang terbatas panjang kayu dipasaran berkisar antara 3 sampai 4 meter, bila ingin membangun bangunan dengan bentang yang panjang kayu harus memiliki sambungan yang banyak. Maka dari itu kayu rekayasa atau kayu stuktural merupakan alternatif potensial karena kayu stuktural merupakan kayu yang berasal dari pohon-pohon dengan pertumbuhan yang cepat, lalu kayu stuktural merupakan material prafabrikasi dimana panjang kayu bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang kayu stuktural dari jenis CLT (Cross Laminated Timber) dan LVL (Laminated Veneer Lumber) dengan cara memodelkan atap monobeam bentang 10 meter pada aplikasi SAP 2000. Berdasarkan hasil analisis dengan bentang dan pemberian beban yang sama, kayu CLT mampu menahan beban yang diberikan dengan penampang sebesar 80×170 ???????? sedangkan kayu LVL sebesar 190×345 ????????.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2022).STUDI PERBANDINGAN STUKTUR ATAP MONOBEAM BENTANG 10 METER DENGAN MATERIAL KAYU LVL DAN KAYU CLT ().Teknik Sipil:FTSP
Chicago Style
.STUDI PERBANDINGAN STUKTUR ATAP MONOBEAM BENTANG 10 METER DENGAN MATERIAL KAYU LVL DAN KAYU CLT ().Teknik Sipil:FTSP,2022.Text
MLA Style
.STUDI PERBANDINGAN STUKTUR ATAP MONOBEAM BENTANG 10 METER DENGAN MATERIAL KAYU LVL DAN KAYU CLT ().Teknik Sipil:FTSP,2022.Text
Turabian Style
.STUDI PERBANDINGAN STUKTUR ATAP MONOBEAM BENTANG 10 METER DENGAN MATERIAL KAYU LVL DAN KAYU CLT ().Teknik Sipil:FTSP,2022.Text