OBSERVASI LAPANGAN MENGENAI FENOMENA BEACH CUSPS DI PANTAI TIMUR PANGANDARAN
Beberapa penelitian menghasilkan hipotesa bahwa keberadaan rip current dan
beach cusps terbentuk secara bersamaan sehingga untuk membuktikan hal tersebut dilakukan obrservasi lapangan untuk mengetahui hubungan dua fenomena tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemunculan beach cusps di Pantai Pangandaran berdasarkan observasi lapangan. Metodologi yang dilakukan adalah observasi lapangan meliputi pengambilan foto udara menggunakan drone, pengukuran kemiringan pantai menggunakan total station, pengukuran periode gelombang secara langsung, dan analisis sieve size analysis sampel sedimen pantai di laboratorium. Berdasarkan hasil observasi lapangan diketahui bahwa beach cusps terbentuk ketika tinggi gelombang (Ho) 0.8075 m dengan periode gelombang (T) 4.7313 detik, dengan panjang gelombang (Lo) 34.920 m. Beach cusps terbentuk pada kemiringan 4,9815% atau landai dengan sampel sedimen berdiameter 0,142-0,178 mm termasuk klasifikasi pasir halus. Pada pengamatan yang dilakukan ditemukan juga kemunculan rip current ketika beach cusps terbentuk.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2022).OBSERVASI LAPANGAN MENGENAI FENOMENA BEACH CUSPS DI PANTAI TIMUR PANGANDARAN ().Teknik Sipil:FTSP
Chicago Style
.OBSERVASI LAPANGAN MENGENAI FENOMENA BEACH CUSPS DI PANTAI TIMUR PANGANDARAN ().Teknik Sipil:FTSP,2022.Text
MLA Style
.OBSERVASI LAPANGAN MENGENAI FENOMENA BEACH CUSPS DI PANTAI TIMUR PANGANDARAN ().Teknik Sipil:FTSP,2022.Text
Turabian Style
.OBSERVASI LAPANGAN MENGENAI FENOMENA BEACH CUSPS DI PANTAI TIMUR PANGANDARAN ().Teknik Sipil:FTSP,2022.Text