// <![CDATA[PERANCANGAN TATA LETAK GUDANG BAHAN BAKU KEMASAN CAT DENGAN MENGGUNAKAN KEBIJAKAN PEN~ANANBERKELOMPOK (Studi Kasus di PT. X)]]> Ir. Abu Bakar Dosen Pembimbing 1 Ir. Alex Shaleh, M.T. Dosen Pembimbing 2 CAMELIA MUNABA / 132000210 Penulis
Terdapat 4 macam kebijakan penyimpanan, yaitu kebijakan penyimpanan acak (randomzed storage policy), kebijakan penyimpanan tertentu (dedtcated storage policy), kebijakan penyimpanan berkelompok (class-based storage policy), dan kebijakan penyimpanan bersama (shared storage policy). Tata letak gudang memiliki peranan penting bagi kegiatan perusahaan. PT. X menggunakan kebijakan penyimpanan secara acak pada gudang bahan baku kemasan cat. Acak, artinya bahan baku disimpan di tempat kosong yang ada sehingga penyimpanan tidak teratur. Kebijakan penyimpanan secara acak ini membuat operator mengalami kesulitan saat melakukan proses pencarian sehingga memerlukan waktu yang lebih lama. Pada penelitian ini permasalahannya adalah merancang tata letak gudang dengan menggunakan kebijakan penyimpanan berkelompok. Pada kebijakan ini menggunakan dua algoritma yang sating berkaitan, yaitu algoritma kedalaman baris (row depth algorithm) dan algoritma pengelompokan (classification algonlhm). Tujuan dari penelitian ini adalah merancang tata letak gudang bahan baku agar memudahkan operator saat melakukan proses pencarian dan memanfaatkan lahan secara efektif dan efisien. Tahap-tahap yang dilakukan dalam kebijakan penyimpanan berkelompok adalah penentuan tata letak dan ukuran gang tahap awal, perhitungan dengan menggunakan algoritma kedaJaman baris, dan dilanjutk:an dengan perhitungan algoritma pengelompokan. Dalam melakukan perhitungan digunakan kebijakan-kebijakan perusahaan. Perbedaan antara tata letak gudang bahan baku saat ini dan gudang usulan adalah sebagai berikut. Pada tata letak usulan gudang bahan baku terdapat 19 set kelornpok untuk 39 jenis bahan baku, 5 daerah penyimpanan (Daerah A - Daerah E), panjang lokasi 11 skid, dan kedalaman baris 2 skid.