// <![CDATA[MODEL SPASIAL PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DENGAN CELLULAR AUTOMATA DI KABUPATEN AGAM SUMATERA BARAT]]> 0411127504 - Dr.rer.nat. Dian Noor Handiani, S.Si., M.T. Dosen Pembimbing 1 Shiddiq Akbar Ibrahim/232016070 Penulis
Kabupaten Agam adalah salah satu kabupaten di Provinsi Sumatera Barat. Bertambahnya jumlah penduduk dan pembangunan di wilayah tersebut mengakibatkan fenomena perubahan penggunaan lahan dengan pola spasial tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk membangun model perubahan penggunaan lahan, serta prediksinya di Kabupaten Agam. Penelitian ini menggunakan platform Google Earth Engine untuk melihat perubahan penggunaan lahan tahun 2010, 2015 dan 2020. Perubahan penggunaan lahan dihitung menggunakan metode Cellular Automata dalam memprediksi penggunaan lahan tahun 2020 dan 2030. Berdasarkan interpretasi data satelit di tahun 2010, 2015, dan 2020 penggunaan lahan di Kabupaten Agam didominasi oleh lahan hutan. Lahan terbangun, lahan perkebunan dan lahan terbuka menunjukkan peningkatan nilai luasan dari tahun 2010, 2015, dan 2020. Lahan pertanian mengalami penurunan luasan pada tahun 2010-2015 dan mengalami peningkatan luasan kembali pada tahun 2020, perairan mengalami peningkatan luasan di tahun 2015 lalu mengalami penurunan pada tahun 2020, lahan hutan menunjukkan penurunan nilai luasan di setiap tahunnya. Sedangkan, prediksi perubahan lahan dari tahun 2020 ke 2030 menunjukkan peningkatan luas pada lahan terbangun dan lahan hutan. Untuk penurunan luas penggunaaan lahan pada kelas lahan pertanian, lahan perkebunan , perairan dan lahan terbuka dari total luas wilayah Kabupaten Agam. Hasil perbandingan penggunan lahan prediksi dan RTRW Kabupaten Agam di tahun 2030 didapatkan bahwa luasan penggunaan lahan didominasi dominan adalah lahan pertanian dengan luas 24.357 ha atau 88,44%. Kesesuaian luas lahan terkecil penggunaan lahan dominan adalah lahan terbuka dengan luas 248 ha atau 3,39% dari luasan lahan RTRW Kabupaten Agam Tahun 2030.