// <![CDATA[USULAN PERBAIKAN KUALITAS LAYANAN JASA TRANSPORTASI UNTUK ARMADA BUS WISATA DI PERUSAHAAN OTOBIS DS]]> Ir. Lisye Fitria, MT Dosen Pembimbing 2 Ir. Ambar Harsono, MT Dosen Pembimbing 1 RANGGA TARUNA /13-1999-083 Penulis
Persaingan antar bus pariwisata yang semakin ketat memaksa PO. DS harus selalu meningkatkan kualitas layanan terhadap annada bus wisatanya. Hal ini perlu dilakukan agar bus wisata DS tidak kalah bersaing dengan perusahaan lain serta perusahaan dapat mempertahankan pelanggannya Agar kualitas layanan bus wisata lebih baik maka pelayanan yang diberikan perusahaan haruslah baik juga. Peningkatan kualitas layanan dapat tercapai jika perusahaan mampu melakukan perbaikan-perbaikan terhadap layanan yang dianggap pelanggan belum memuaskan. Perbaikan dapat dilakukan PO. DS jika perusahaan mampu mengetahui informa langsung dari pelanggannya tentang kualitas layanan yang terdapat pada armada bus pariwisata. Tujuan penelitian ini adalah membuat suatu usulan perbaikan kualitas layanan yang terdapat pada armada bus pariwisata DS. Usulan perbaikan dilakukan terhadap layanan yang masuk pada prioritas perbaikan serta layanan yang masih bisa ditingkatkan oleh perusahaan. Prioritas perbaikan diketahui dari hasil perhitungan yang terdapat pada model penelitian yang digunakan yaitu model SERVQUAL. Variabel penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu mengacu pada 5 (lima) dimensi kualitas jasa yang terdapat pada model SERVQUAL yaitu tangibles, reliability, responsiveness, empathy, dan assurance. Kuesioner yang dibagikan terdiri dari 3 (tiga)jenis kuesioner yaitu kuesioner desired service (layanan harapan), persepsi, dan adequate service (pelayanan minimal). Ketiga jenis kuesioner diolah datanya dengan menggunakan perhitungan kesenjangan yaitu menselisihkan persepsi dengan layanan harapan dan layanan minimal. Setelah menghitung kesenjangan, tahap perhitungan selanjutnya yaitu mencari nilai posisi zona toleransi yang kemudian digunakan untuk mengetahui prioritas perbaikan yang kemudian dicari usulan perbaikannya Zona toleransi merupakan daerah diantara desired service dan adequate service. Usulan perbaikan dilakukan kepada item layanan yang masuk ke dalam prioritas perbaikan dan item layanan yang masih bisa untuk ditingkatkan tanpa memberatkan perusahaan. Layanan yang masuk dalam prioritas perbaikan yaitu ruang gerak kaki antar tempat duduk. Lebar gang dalam bus, penggunaan reclining seat, dan penampilan dari para awak bus DS. Usulan perbaikan berlaku sama untuk ketiga item layanan (ruang gerak kaki antartempat duduk. Lebar gangdalam bus, penggunaan reclining seat) karena berhubungan dengan kondisi kapasitas tempat duduk yang ada di dalam bus. Usulan perbaikann berupa PO.DS memberi alternatif lain kepada para pelanggan yaitu dengan menyediakan bus dengan kapasitas yang lebih kecil. Sedangkan usulan untuk mengatasi masalah penampilan awak bus berupa membuat seragam dengan design yang menarik. Usulan perbaikan layanan tidak hanyad ilakukan pada keempat item layananyang masuk pada prioritas perbaikan saja, tetapijuga kepada item layanan yang masih bisa ditingkatkan kualitas layanannya Kualitas layanan tersebut yaitu: - Kebersihan dalam bus Usulan perbaikan dapat berupa menyediakan tempat sampah pada tiap armada bus DS - Ketepatan jadwal waktu kedatangan ketempat pemesan Usulan perbaikan dapat berupa pemberian sanksi kepada awak bus yang sering terlambat dan membuat aturan baru tentang jadwal keberangkatan. - Keandalan armada bus Usulan perbaikan dapat berupa PO.DS harus selalu menugaskan para awak bus dan montir untuk perawatan yang intensif terhadap mesin serta suku cadang bus. - Keramahan awak bus, ketanggapan awak bus dala m mengatasi keluhan pelanggan, kesiapan awak bus dalam melayani keinginan pelanggan Usulan perbaikan berupa acara pertemuan dengan para awak bus tentang cara bersikapdi depan pelanggan.