// <![CDATA[ESTIMASI KETINGGIAN KELAPA SAWIT MENGGUNAKAN DATA SENTINEL-1A DENGAN METODE POLINSAR]]> 0412017610 - Dr. Soni Darmawan, S.T., M.T. Dosen Pembimbing 1 TOMPI STEPANUS/232018055 Penulis
Kelapa sawit saat ini banyak dimanfaatkan untuk kehidupan sehari – hari seperti pembuatan minyak goreng, minyak mekanik, dll. Pemantauan produktivitas kelapa sawit dapat dilihat dari parameter umur atau fenologi. Umur merupakan parameter utama dalam perhitungan panen dan juga merupakan informasi yang sangat penting untuk mengoptimalkan produktivitas kelapa sawit. Disisi lain, parameter fisik seperti tinggi dari kelapa sawit juga dapat dimanfaatkan sebagai informasi tambahan untuk memperkirakan umur dari kelapa sawit. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan mekanisme hamburan yang terjadi serta mengestimasi ketinggian dari kelapa sawit dimana penelitian ini memanfaatkan teknik PolInSAR. Teknik PolInSAR ini digunakan untuk menentukan mekanisme hamburan dan mengestimasi ketinggian dari kelapa sawit. Hasilnya diperolehlah nilai alpha sebesar 16,814° - 19,662° dan nilai entropy sebesar 0,532 - 0,584. Berdasarkan klasifikasi unsupervised Cloud dan Pottier berada di zona 6 sebagai entropy menengah surface scattering yang diidentifikasikan sebagai vegetasi tidak terlalu rapat. Untuk kelapa sawit di umur 3 – 20 tahun memiliki ketinggian berkisar 5,184 –14,261 m dengan nilai koefisien korelasi (r) adalah 0,885.