// <![CDATA[ANALISIS DISTRIBUSI SPASIAL-TEMPORAL TINGKAT KEKERINGAN LAHAN DI KABUPATEN LOMBOK TIMUR BERBASIS NORMALIZED DIFFERENCE DROUGHT INDEX (2017—2020)]]> 0407096502 - Dr. Dewi Kania Sari, Ir., M.T. Penulis Alviana Ratna Malinda/232020053 Penulis
Bencana alam kekeringan merupakan keadaan dimana kurangnya pasok air yang cukup lama. Kekeringan ditimbulkan akibat dari keragaman curah hujan di beberapa wilayah dan faktor alam lain. Salah satu daerah yang sering dilanda kekeringan adalah Kabupaten Lombok Timur. Berdasarkan hal tersebut, maka tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi tingkat kekeringan di Kabupaten Lombok Timur. Penelitian ini menggunakan data citra Landsat 8 OLI periode empat tahun (2017—2020) pada bulan kering. Pengolahan data dilakukan menggunakan Teknik penginderaan jauh dengan algoritma Normalized Difference Drought Index (NDDI). Normalized Difference Drought Index (NDDI) yang mana merupakan hasil rasio antara Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) dan Normalized Difference Water Index (NDWI). Pola sebaran kekeringan lahan di Kabupaten Lombok Timur menyebar di seluruh Kecamatan dan didominasi oleh tingkat kekeringan sangat berat. Kecamatan Sambelia, Kecamatan Sembalun, Kecamatan Jerowaru, Kecamatan Aikmel dan Kecamatan Suela merupakan 5 kecamatan yang memiliki persentase terbesar yang mengalami kekeringan dengan klasifikasi sangat berat. Salah satu kondisi fisik yang berpengaruh terhadap kekeringan yang terjadi di Kabupaten Lombok Timur adalah curah hujan dengan rata-rata curah hujan <100 mm per bulan selama 4 tahun.