// <![CDATA[PENGARUH JUMLAH FASILITAS PERKOTAAN TERHADAP JUMLAH COFFEE SHOP DI SWK CIBEUNYING, KOTA BANDUNG]]> 0418066502 - Dr. Sadar Yuni Rahardjo, Ir., MT. Dosen Pembimbing 1 TUBAGUS IRVAN MUHARAM242018003 Penulis
Kota Bandung merupakan kota metropolitan yang dimana setiap ruang dengan massanya saling berkaitan serta gaya hidup yang mempengaruhinya. Salah satunya perkembangan coffee shop yang dipengaruhi oleh fasilitas perkotaan didominasi tersebar di Kota Bandung yang kenyataannya persebarannya tidak merata. Terdapat beberapa variabel fasilitas perkotaan yang mempengaruhi tumbuhnya coffee shop pada suatu kawasan mengakibatkan keberadaannya dipertanyakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah fasilitas perkotaan terhadap jumlah coffee shop di SWK Cibeunying. Jumlah lokasi coffee shop sebanyak 155 unit dan fasilitas perkotaan yang selanjutnya dilihat pola persebarannya menggunakan average nearest neighbor yang sebagian hasil kajiannya mengelompok dan tersebar. Jangkauan pelayanan coffee shop dan fasilitas perkotaan menggunakan network analysis dengan metode service area yang terbagi atas beberapa radius dengan hasil beberapa wilayah serta unit dapat terjangkau terjangkau dan tidak terjangkau. Tahap terakhir menggunakan Analisis Regresi Linear Berganda dengan uji f dan uji t. Hasil uji f menujukan seluruh variabel fasilitas perkotaan secara bersamaan memiliki pengaruh tehadap coffee shop. Pada uji t diketahui lima variabel berpengaruh terhadap coffee shop dan 2 variabel lainnya tidak berpengaruh terhadap coffee shop. Hasil keseluruhan ini akan memberikan rekomendasi dalam arahan pembangunan coffee shop dan juga apa saja fasilitas perkotaan yang dapat mendukung bertambahnya lokasi coffee shop.