// <![CDATA[ANALISIS KESENJANGAN DISTRIBUSI RUANG TERBUKA HIJAU TINGKAT PELAYANAN KOTA DAN KECAMATAN DARI SISI AKSESIBILITAS DENGAN METODE SPACE SYNTAX (STUDI KASUS :]]> Achmad Fauzan Iscahyono, S.T., M.P.W.K Dosen Pembimbing 1 SITI QOLIFAH/242018009 Penulis
Kesenjangan distribusi Ruang Terbuka Hijau di Kota Bandung membawa dampak tersendiri yaitu berpengaruh terhadap aksesibilitas masyarakat dalam pergerakan menuju Ruang Terbuka Hijau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesenjangan distribusi Ruang Terbuka Hijau yang dilakukan melalui analisis Space Syntax dengan bantuan software DepthmapX serta analisis kualitatif. Space Syntax adalah metode penelitian konfigurasi ruang untuk dapat mengetahui tingkat integrasi (keterhubungan) serta konektivitas (keterkaitan) antar ruang wilayah, baik secara global maupun lokal. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa distribusi Ruang Terbuka Hijau di Kota Bandung memiliki tingkat kesenjangan yang tinggi. Distribusi Ruang Terbuka Hijau cenderung berpusat di bagian Tengah dan Barat yang berpengaruh terhadap kemudahan aksesibilitas serta lokasi distribusi cenderung berada pada jaringan jalan yang kurang terhubung dengan jalan lainnnya sehingga dari 17 Sampel Ruang Terbuka Hijau yang digunakan hanya ada tiga yang memiliki aksesibilitas yang sangat baik yaitu Taman Balaikota, Taman Alun Alun dan Taman Kiara Artha yang berpotensi untuk dikembangkan. Penelitian ini diharapkan dapat mengevaluasi keberadaan Ruang Terbuka Hijau serta rekomedasi lokasi penyediaan Ruang Terbuka Hijau dengan kualitas yang baik yang mudah di akses oleh masyarakat.