// <![CDATA[IDENTIFIKASI FAKTOR PENYEBAB KURANGNYA MINAT MASYARAKAT KOTA BANDUNG MENGGUNAKAN BANDARA INTERNASIONAL JAWA BARAT (BERDASARKAN OBSERVASI, PERSEPSI DAN PERBANDINGAN BANDARA)]]> 0427027601 - Sony Herdiana S.T, M.RegDev. Dosen Pembimbing 1 DEWI FORTUNA NURTANZILA/242018020 Penulis
Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati terus mengalami penurunan pengunjung sejak diresmikannya pada tahun 2018. Bahkan setelah penerbangan Bandara Husein Sastranegara dialihkan ke Bandara Internasional Jawa Barat, kondisi bandara tak kunjung ramai pengunjung. Pada 03 Maret 2022 Bandara Internasional Jawa Barat resmi dijadikan sebagai bengkel pesawat terbang dengan tujuan untuk menghidupkan BIJB dari kevakuman aktivitas penerbangan.Metode pengumpulan data sekunder dilakukan dengan studi literasi dan survei lembaga instansi. untuk pengumpulan data primer dilakukan dengan cara penyebaran kuesioner kepada responden dengan jumlah responden sebanyak 100 responden. metode penelitian yang digunakan adalah analisis komparatif dan analisis statistik deskriptif. Faktor penyebab kurangnya minat masyarakat Kota Bandung menggunakan Bandara Internasional Jawa Barat adalah karena Bandara Internasional Jawa Barat kalah saing oleh bandara kompetitor . Faktor penyebab kurangnya minat terbagi menjadi 2 yaitu faktor utama dan faktor pendukung. Faktor utama yaitu akses jalan tol menuju BIJB belum sepenuhnya beroperasi, ketersediaan moda transportasi dan frekuensi keberangkatan yang kurang bervariasi. Maskapai dan rute penerbangan juga kurang bervariasi. Selain itu ada pula faktor pendukung yaitu fasilitas penginapan/hotel, rumah makan/restoran, fasilitas Kesehatan, ketersediaan ritel/toko dan layanan penukaran uang belum tersedia dengan baik dan dijangkau.