// <![CDATA[HUBUNGAN UPAYA PENCEGAHAN COVID-19 DENGAN PENDAPATAN PEDAGANG KAKI LIMA (STUDI KASUS :]]> 0421046301 - Akhmad Setiobudi, Ir.,MT. Dosen Pembimbing 1 AI GINNA SOLEHAH/242018026 Penulis
Pedagang Kaki Lima merupakan salah satu jenis usaha perdagangan yang dilakukan oleh pelaku usaha dalam mikro kecil yang menjual makananan, minuman, barang dan jasa. PKL juga termasuk sektor informal yang menjadi penopang perekonomian di Indonesia karena dapat menyerap tenaga kerja lebih besar dan meningkatkan pendapatan masyarakatnya. Munculnya pandemi Covid-19 menjadi dampak besar terhadap perekonomian di Indonesia terlebih untuk pendapatan para pedagang kaki lima, akan tetapi pemerintah mengeluarkan kebijakan upaya pencegahan Covid-19 dengan penerapan CHSE. Dengan demikian, pada penelitian ini akan mengidentifikasi hubungan upaya pencegahan Covid-19 dengan pendapatan pedagang kaki lima di Kawasan Olahraga Saparua, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung. Penelitian ini di kategorikan sebagai penelitian deskriptif kuantitatif. Untuk populasi yang digunakan yaitu kepada pedagang kaki lima sebanyak 30 orang. Jumlah sampel yang diperoleh untuk pedagang kaki lima diambil secara keseluruhan populasi yaitu berjumlah 30 pedagang. Data yang digunakan berupa data primer dan data sekunder. Teknik analisis tabulasi silang (crosstab) menggunakan uji chi-square yaitu untuk mengetahui hubungan upaya pencegahan Covid-19 berdasarkan penerapan CHSE dengan pendapatan. Dan untuk olah data yang digunakan adalah SPSS 16.0. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa ada hubungan yang signifikan antara upaya pencegahan Covid-19 dengan pendapatan.