IDENTIFIKASI FAKTOR KELEMBAGAAN DALAM PENERAPAN E-MONEY PADA TRANS METRO BANDUNG


Dalam rangka mengadaptasi adanya perubahan globalisasi dan memberikan pelayanan publik yang optimal, pada 14 Agustus 2014, Bank Indonesia mendorong penggunaan Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) untuk pembayaran di berbagai layanan, seperti transportasi umum. Namun, angkutan umum di Kota Bandung belum dapat memanfaatkan pembayaran non tunai dengan baik di Trans Metro Bandung, berbeda dengan kota-kota lainnya, seperti Jakarta dan Yogyakarta yang telah menerapkan GNNT dalam pembayaran transportasi umumnya. Hal ini, mungkin terjadi karena faktor kelembagaan yang belum mampu memanfaatkan pembayaran non tunai dengan baik, salah satunya pada Trans Metro Bandung.
Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor kelembagaan dalam penerapan e-money pada transportasi umum khususnya Trans Metro Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan sekunder dan primer, yang meliputi in-depth interview dengan beberapa stakeholders, observasi, dan dokumentasi. Untuk mengidentifikasi faktor kelembagaan, penelitian ini terlebih dahulu melakukan pemetaan pemangku kepentingan kemudian melihat kondisi masing-masing faktor kelembagaan menggunakan opened coding, closed coding, dan clustering.
Hasil penelitian yang penulis lakukan menunjukan adanya faktor-faktor kelembagaan yang menghambat penerapan e-money pada Transportasi umum khususnya Trans Metro Bandung yaitu faktor politik, faktor ketersediaan fasilitas e-money dan faktor kebijakan strategis. Berdasarkan hasil penelitian, pembayaran non tunai harus masuk ke dalam kebijakan strategis atau prioritas Renstra Dinas Perhubungan Kota Bandung 2019-2023 agar berfungsinya lembaga angkutan umum yang efektif, yang akan berpengaruh pada pengawasan dan penegasan dari stakeholder kunci yaitu Dinas Perhubungan Kota Bandung kepada stakeholder primer yaitu BLUD UPT Angkutan.


LOADING LIST...

LOADING LIST...

Detail Information

Bagian Informasi
Pengarang DEVIRDA JULIETA/242018038 - Personal Name
Nabila Dina Adharina, S.T., M.PWK. - Personal Name
No. Panggil 998PL/22
Subyek Pembayaran Non Tunai; Faktor Kelembagaan
Stakeholders; Trans Metro Bandung.
Fakultas FTSP
Tahun Terbit 2022
Jurusan Teknik Planologi
Deskripsi Fisik
Info Detil Spesifik


Citation

. (2022).IDENTIFIKASI FAKTOR KELEMBAGAAN DALAM PENERAPAN E-MONEY PADA TRANS METRO BANDUNG().Teknik Planologi:FTSP

.IDENTIFIKASI FAKTOR KELEMBAGAAN DALAM PENERAPAN E-MONEY PADA TRANS METRO BANDUNG().Teknik Planologi:FTSP,2022.Text

.IDENTIFIKASI FAKTOR KELEMBAGAAN DALAM PENERAPAN E-MONEY PADA TRANS METRO BANDUNG().Teknik Planologi:FTSP,2022.Text

.IDENTIFIKASI FAKTOR KELEMBAGAAN DALAM PENERAPAN E-MONEY PADA TRANS METRO BANDUNG().Teknik Planologi:FTSP,2022.Text

 



Homepage Info

Koleksi  ETD adalah merupakan Tugas Akhir mahasiswa Itenas dalam menempuh program Sarjana/Magister. Seluruh isi dari Tugas Akhir adalah merupakan tanggung jawab penulis sepenuhnya.

Koleksi


Total ETDs : 20322

Total Kunjungan: 26011 dari Maret 2018

Media Sosial / Kanal

Address

UPT Perpustakaan Itenas
Jl. PKH. Mustopha No.23
Bandung 40124, Indonesia
Phone: +62-22-7272215,
email: libary[at]itenas.ac.id