// <![CDATA[ANALISIS TINGKAT KERENTANAN BENCANA BANJIR DI KECAMATAN GEDEBAGE KOTA BANDUNG]]> 0417097202 - Zulfadly Urufi, ST., MEng Dosen Pembimbing 1 DENISA AYU SEPTANTYA/242018060 Penulis
Kecamatan Gedebage merupakan daerah rawan banjir yang disebabkan oleh buruknya sistem drainase serta merupakan titik terendah kota Bandung yang mengakibatkan kerawanan akan banjir. Intensitas curah hujan yang rapat dan terus meningkat dari tahun ke tahun pun menyebabkan saluran drainase tidak dapat lagi menampung air hujan di wilayah tersebut. Berdasarkan RTRW Kota Bandung 2011 – 2031, Gedebage ditetapkan sebagai pusat primer kedua setelah alun-alun, sebagai pusat pemerintahan dan sebagai Kawasan Strategis Kota Bandung, serta termasuk dalam Bandung Teknopolis. Dengan adanya faktor kebencanaan berupa bencana banjir di Kecamatan Gedebage dapat menjadi kendala atau limitasi bagi pengembangan Kecamatan Gedebage yang masif ini, sehingga diperlukan adanya kajian lingkungan hidup sebagai dasar dalam menentukan arahan mitigasi yang tepat terhadap bencana banjir berupa analisis tingkat kerentanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kerentanan masyarakat terhadap bencana banjir di Kecamatan Gedebage. Penelitian ini menggunakan empat parameter yaitu fisik, sosial, ekonomi, dan lingkungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah penelitian kuantitatif yang dilakukan dengan menggunakan metode pembobotan, skoring, dan analisis spasial (overlay). Jenis data yang digunakan ialah sekunder yang diperoleh dari instansi terkait dan primer melalui observasi dan kuesioner yang disebarkan kepada masyarakat yang tinggal di lokasi terdampak bencana. Hasil dari penelitian ini didapatkan tipologi kerentanan bencana banjir yang terbagi ke dalam kategori tinggi dan sedang. Kelurahan dengan tingkat kerentanan tinggi berada di Kelurahan Cisaranten Kidul dengan nilai indeks 0,71. Sedangkan kelurahan dengan tingkat kerentanan sedang berada di Kelurahan Cimincrang dengan nilai indeks 0,54; Kelurahan Rancabolang dengan nilai indeks 0,61; dan Kelurahan Rancanumpang dengan nilai indeks 0,59. Berdasarkan tipologi kawasan banjir berdasarkan tingkat ancaman dan kerentanan banjir, dihasilkan bahwa Kecamatan Gedebage terbagi ke dalam 3 (tiga) kelas dan didominasi oleh kelas sedang dengan luas total 518,11 Ha atau 49,9%.