// <![CDATA[PERKEMBANGAN PERMUKIMAN PERI-URBAN DI KECAMATAN CILEUNYI TAHUN 2001 - 2021]]> Tia Adelia Suryani, S.T., M. P.W.K Dosen Pembimbing 1 REDHA JULIYA WAHDA/242018063 Penulis
Permukiman menjadi kebutuhan pokok manusia, berfungsi sebagai tempat tinggal atau hunian. Tuntutan kebutuhan lahan permukiman semakin meningkat, hal ini dikarenakan meningkatnya jumlah pertumbuhan penduduk. Khususnya pada kawasan pinggiran kota (peri-urban), kepadatan ruang kota secara tidak langsung akan memicu masyarakat untuk membangun permukiman di kawasan peri-urban. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perkembangan permukiman peri-urban di Kecamatan Cileunyi tahun 2001 – 2021. Mencakup 6 kelurahan dalam kurun waktu 20 tahun, penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif untuk menginterpretasi perkembangan permukiman dan analisis tetangga terdekat untuk menentukan pola perkembangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa perkembangan permukiman peri-urban di Kecamatan Cileunyi cenderung mengelompok dan mengarah ke utara. Perkembangan paling tinggi berada di Kelurahan Cileunyikulon dan yang paling rendah berada di Kelurahan Cibiruhilir. Perkembangan permukiman ini tidak sesuai dengan peruntukan rencana tata ruang Kecamatan Cileunyi. Faktor yang mempengaruhinya adalah masih tersedianya lahan non-terbangun, laju pertumbuhan penduduk yang meningkat, aksesibilitas yang tinggi, kondisi sarana dan prasarana yang memadai, dan harga lahan yang masih terjangkau. Guna membatasi perkembangan permukiman lainnya yang tidak sesuai dengan peruntukan lahan, pemerintah perlu menyusun strategi pengendalian pemanfaatan ruang permukiman dan melakukan intervensi pasar tanah untuk mencegah terjadinya alih fungsi lahan serta dampak negatif lainnya.