// <![CDATA[POTENSI PENGGUNAAN SEPEDA SEBAGAI FEEDER UTAMA DALAM MENERAPKAN STRATEGI TRANSPORT DEMAND MANAGEMENT (TDM) :]]> 0406058902 - Isro Saputra S.T.,M.T. Dosen Pembimbing 1 MEDINA NAMIRA/242018077 Penulis
Strategi Transport Demand Management (TDM) saat ini dibutuhkan untuk mengatasi kemacetan di perkotaan. Salah satu strategi TDM yang mulai diterapkan di DKI Jakarta saat ini adalah Bike Integration pada MRT Jakarta. Strategi tersebut dilakukan dengan mengintegrasikan sepeda sebagai angkutan feeder dengan angkutan umum massal yaitu Mass Rapid Transit (MRT). Strategi TDM : Bike Integration diharapkan dapat mengendalikan kemacetan lalu lintas di DKI Jakarta dengan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi bermotor. Selain itu, sepeda sebagai angkutan feeder juga lebih ramah lingkungan dan lebih murah. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi potensi penggunaan sepeda sebagai feeder utama dalam menerapkan strategi TDM : Bike Integration pada MRT Jakarta. Pengambilan data pada penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada pengguna MRT Jakarta untuk mengetahui preferensi pengguna terhadap minat menggunakan sepeda sebagai feeder MRT. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan metode statistik deskriptif, dan statistik non-parametrik yaitu untuk mengetahui hubungan dan pengaruh (regresi linier berganda). Pada analisis regresi linier berganda, faktor ketersediaan public bike share, bike storage at transit stops, dan potensi terjadinya konflik pengguna memiliki hubungan terhadap minat menggunakan sepeda sebagai feeder MRT. Hasil penelitian menunjukan bahwa, minat pengguna MRT Jakarta dalam menggunakan sepeda sebagai feeder utama MRT Jakarta pada kondisi eksisting berpotensi sedang.