ANALISIS PENCEMARAN LIMBAH DOMESTIK TERHADAP KUALITAS AIR SUMUR DI KOTA CIMAHI
Kota Cimahi saat ini sedang mengalami krisis air bersih yang penyebabnya adalah meningkatnya pertumbuhan penduduk sehingga kebutuhan air meningkat dan alih fungsi lahan yang mengakibatkan berkurangnya resapan air tanah. Sumber utama air bersih di kota ini adalah air tanah. Pertumbuhan penduduk dan pembangunan pemukiman berdampak pada pencemaran yang berasal dari limbah domestik. Kedua hal tersebut menyebabkan kualitas dan kuantitas airtanah di Kota Cimahi semakin kritis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas airtanah yang digunakan oleh warga Kota Cimahi. Data yang digunakan adalah data sekunder dari Dinas Lingkungan Hidup tahun 2019. Pengambilan sampel dilakukan di tiga puluh titik di Kota Cimahi yang tersebar di 14 kelurahan yaitu Citereup, Pasir Kaliki, Cibereum, Cibabat, Cipageran, Cimahi, Leuwigajah, Setiamanah, Karang Mekar, Cibeber, Melong, Cigugur, Padasuka, dan Utama. Jumlah sampel adalah 1-2 sampel/desa perkotaan. Berdasarkan hasil analisis parameter yang tidak melebihi baku mutu yang dipersyaratkan berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2017 tentang Persyaratan dan Pengawasan Kualitas Air Bersih, yaitu: kekeruhan, mangan, nitrat, deterjen sebagai MBAS, dan total coliform. Berdasarkan hasil perhitungan dengan indeks kualitas air, dinyatakan bahwa kualitas airtanah di Kota Cimahi berada pada kategori normal-buruk.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2022).ANALISIS PENCEMARAN LIMBAH DOMESTIK TERHADAP KUALITAS AIR SUMUR DI KOTA CIMAHI ().Teknik Lingkungan:FTSP
Chicago Style
.ANALISIS PENCEMARAN LIMBAH DOMESTIK TERHADAP KUALITAS AIR SUMUR DI KOTA CIMAHI ().Teknik Lingkungan:FTSP,2022.Text
MLA Style
.ANALISIS PENCEMARAN LIMBAH DOMESTIK TERHADAP KUALITAS AIR SUMUR DI KOTA CIMAHI ().Teknik Lingkungan:FTSP,2022.Text
Turabian Style
.ANALISIS PENCEMARAN LIMBAH DOMESTIK TERHADAP KUALITAS AIR SUMUR DI KOTA CIMAHI ().Teknik Lingkungan:FTSP,2022.Text