<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="14315">
<titleInfo>
<title><![CDATA[PENENTUAN KADAR OPTIMUM KAPUR SEBAGAI PENETRAL AIR ASAM TAMBANG PADA TIMBUNAN TAILING]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>0428107505 - Dr. Eng. M. Candra Nugraha, S.T</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>PLUCHERIA PRITTA AQUILA/252017065</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penulis</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Teknik Lingkungan]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[FTSP]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2022]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[0]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[en]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[English]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>PT.A merupakan salah satu pertambangan emas terbuka yang memiliki potensi untuk menghasilkan air buangan yang bersifat asam atau biasa disebut sebagai air asam tambang (AAT) dari limbah tailing yang dapat mempengaruhi kualitas air tanah dan permukaan sekitar. Perlu dilakukan penanganan terhadap AAT, salah satunya dengan melakukan simulasi penanganan AAT pada skala laboratorium dengan menambahkan bantuan material penertral berupa kapur. Terdapat dua jenis material kapur yang digunakan dalam tugas akhir ini, Payakumbuh dan Pahai dengan melakukan variasi terhadap kadar serta ukuran kapurnya diketahui material mana yang lebih efektif dalam menetralkan AAT untuk digunakan pada fasilitas penimbunan tailing sebagai bentuk strategi penimbunan. Pengukuran dilakukan dengan menggunakan uji karakteristik yang meliputi uji mineralogi, uji statik dan kinetik geokimia. Hasil simulasi menunjukkan bahwa dengan mencampurkan kapur ke dalam material tailing pembentukan AAT dapat terhambat. Hal ini dilihat dari pH air lindian variasi optimum yang dihasilkan lebih tinggi dan memenuhi baku mutu dibandingkan dengan material yang tidak menggunakan kapur. Adapun kadar serta ukuran kapur yang paling efektif tersebut adalah kapur Payakumbuh dengan perbandingan 15 kg kapur terhadap 1 ton tailing dengan ukuran kapur lolos uji ayak 30 mesh dan tertahan di 50 mesh.</note>
<classification><![CDATA[]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[20220912]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Open Source ETD System]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[669TL/22]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[669TL/22]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[669TL/22]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="14228" url="" path="/252017065_669TL.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[PENENTUAN KADAR OPTIMUM KAPUR SEBAGAI PENETRAL AIR ASAM TAMBANG PADA TIMBUNAN TAILING]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[14315]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-02-10 08:24:38]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-02-10 08:24:49]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>