// <![CDATA[PERANCANGAN APARTEMEN MELALUI PENERAPAN KONSEP NEO VERNAKULAR SUNDA DI BOJONGSOANG KABUPATEN BANDUNG]]> 0411026703 - Utami, Ir, MT Dosen Pembimbing 1 FATHAN MAULANA HIDAYAT/212016038 Penulis
Sebuah kota besar dalam sebuah negara memiliki masalah yang sama yaitu meningkatnya populasi manusia yang berbanding lurus dengan meningkatnya kebutuhan hunian. Kota Bandung merupakan salah satu kota besar di Indonesia yang memiliki masalah tersebut. Hal itu diakibatkan oleh terbatasnya ketersediaan lahan dan harga tanah yang semakin mahal. Menanggapi masalah tersebut, maka timbul inovasi hunian vertikal atau bertingkat atau biasa disebut rumah susun atau apartemen. Tantangan dalam merancang apartemen yang berlokasi di tengah kota yaitu memerlukan olahan desain yang memaksimalkan lahan dengan baik serta ramah lingkungan. Adapun konsep Neo Vernakular diangkat agar bangunan apartemen tersebut menjadi ciri khas yang mengangkat Gaya Arsitektur Sunda yang memberikan kesan ramah untuk penghuni maupun masyarakat Kota Bandung. Penerapan tema tersebut diterapkan melalui penggunaan atap Arsitektur Sunda parahu kumeureub yang dikombinasikan dengan rumah adat Sunda Papandak di Garut. Hal ini sekaligus menghasilkan estetika yang baik pada fasad bangunan, serta mengolah lahan hijau sesuai aturan untuk memenuhi standar bangunan ramah lingkungan.