// <![CDATA[PERANCANGAN ISLAMIC CULTURAL CENTRE DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR KONTEKSTUAL ‘SELARAS’ KABUPATEN SAMBAS, KALIMANTAN BARAT]]> 0411086002 - Shirley Wahadamaputera, Ir ., MT Dosen Pembimbing 1 0429048605 - Wahyu Buana Putra,S.T,M.Sc Dosen Pembimbing 2 ADITYA RIZKY SETIAWAN/212016028 Penulis
Islamic Centre menjadi icon sebuah Kota Pendidikan Agama dan membangun jati diri Kabupaten Sambas. Islamic Centre ini dibangun dengan konsep multimassa dengan berbagai kegiatan yang saling berkaitan dan tidak saling mengganggu namun mudah untuk dijangkau. Konsep Arsitektur Kontekstual diterapkan pada desain Islamic Cultural Centre dengan menggunakan material lokal seperti kayu dan bata ekspos pada setiap bangunan, penerapan budaya lokal seperti penyesuaian desain terhadap karakteristik bangunan disekitar site, yaitu dilakukan dengan peninggian elevasi setiap bangunan dan desain anak tangga berjumlah ganjil. Hasil rancangan tidak mengganggu kualitas dan kelestarian lingkungan hidup, menghindari pencemaran air seperti menyediakan area utilitas yang baik, menghargai Daerah Aliran Sungai (DAS) dengan tidak melanggar GSS pada regulasi. Menciptakan bangunan ramah lingkungan dengan mengurangi penggunaan daya listrik melalui pecahayaan dan penghawaan yang baik. Pendekatan Arsitektur Kontekstual, tidak hanya dirancang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat saja, tetapi diharapkan dapat mengedukasi masyarakat menuju konsep religion city.