<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="14350">
<titleInfo>
<title><![CDATA[PENGUJlAN PRESTASI MOTOR BENSIN 2-LANGKAH SISTEM INJEKSI LANGSUNG]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>IBRAHIM / 1294162</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penulis</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dr. lr. an Kartolaksono Rcksowardoio</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Teknik Mesin]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[FTI]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2002]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[0]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[en]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[English]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Sistem bahan bakar injeksi langsung pada motor bensin disebut Gasoline
Direct Injection (GDl). GDI merupakan sistem yang dikembangkan untuk
mengoptimalkan pemakaian bahan bakar dengan menggabungkan keuntungan antara motor bensin dan motor diesel. Secara teori sistem ini memiliki karakteristik prestasi yang lebih baik dibandingkan sistem karburator dan sistem injeksi pada saluran masuk. Pengujian prestasi pada motor bensin 2-langkah dilakukan dengan metoda bukaan katup gas tetap. Awalnya motor dikondisikan tanpa beban pada putaran 1800 rpm. Selanjutnya dilakukan pembebanan dengan variasi beban berkisar pada ± 50 rpm. hingga putaran motor turun mencapai 1600 rpm. Hasil pengujian menunjukkan bahwa daya dan efisiensi yang lebih tinggi dicapai motor bensin 2-langkah sistem injeksi langsung dibandingkan dengan daya dan efisiensi yang dicapai motor bensin 2-langkah sistem karburator. Peningkatan rata-rata daya efektif sebesar 143 %, peningkatan rata-rata efisiensi termal sebesar 59% dan peningkatan efisiensi pembilasan sebesar 110 %. Motor bensin 2-langkah sistem injeksi Langsung mengalami peningkatan prestasi. Peningkatan prestasi tersebut akibat pemasukan udara ke dalam motor tidak mengalami pencekikan saluran hisap. Pada motor 2-langkah sistem injeksi langsung, pencampuran bahan bakar dengan udara terjadi di dalam ruang bakar dengan tempo yang sangat cepat, akibatnya motor hanya mampu bekerja dengan baik pada putaran rendah.</note>
<classification><![CDATA[]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Open Source ETD System]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[218MS/02]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[218MS/02]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[218MS/02]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="14292" url="" path="/121994162_218MS.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[PENGUJlAN PRESTASI MOTOR BENSIN 2-LANGKAH SISTEM INJEKSI LANGSUNG]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[14350]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-02-20 11:23:43]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-08-01 11:45:56]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>