// <![CDATA[PERANCANGAN MUSEUM ARKEOLOGI DENGAN PENERAPAN ARSITEKTUR NEO-VERNAKULAR DI GUA PAWON, JAWA BARAT]]> 0408066801 - Tecky Hendrarto, Ir., MM. Dosen Pembimbing 1 FRIZKI OKTAVIANI DWI PUTRI/212018001 Penulis
Kebudayaan yang dimiliki Indonesia sangatlah beragam. Dalam hal ini, sangat penting bagi masyarakat Indonesia untuk mempertahankan warisan budaya yang telah ada. Diperlukan strategi untuk mempertahankan warisan budaya khususnya di Jawa Barat. Upaya yang perlu dilakukan untuk menjaga kelestarian warisan budaya adalah dengan memberi wadah seperti mendirikan Museum Arkeolog. Untuk membangkitkan kembali budaya Jawa Barat yang mulai berkurang diperlukan penanaman kembali nilai, ciri khas dan eksistensi. Penerapan tema Aristektur Neo-Vernakular menjadi solusi dalam permasalahan tersebut. Rancangan desain dalam neo vernakular menghadirkan langgam tradisional sunda dengan penerapan pada bentuk dasar bangunan, bentuk atap dan elemen khas sunda namun tetap diolah secara ‘modern’. Hal ini bertujuan bahwa museum arkeologi selain menjadi tempat wisata edukasi bagi pengunjung, tetap menghadirkan edukasi mengenai warisan budaya setempat dengan memperkenalkan elemen dan identitas budaya sunda dalam penerapan fasad bangunan yang mewakili kearifan lokal budaya Sunda khususnya di Jawa Barat.