// <![CDATA[PENENTUAN KEPUTUSAN PERAWATAN PENGGANTIAN PADA UPPER DIES PIPA FRAME HEAD TIPE XB DENGAN HORISON WAKTU YANG TERBAT AS (STUDI KASUS DI PT. SINAR TERANG LOGAMJAYA)]]> Fifi Herni Mustofa, ST., M.T Dosen Pembimbing 2 Ir. Emsosfi Zaini, M.T Dosen Pembimbing 1 Ayu Tri Astuti / 132000138 Penulis
PT. Sinar Terang Logam Jaya adalah perusahaan yang bergerak di bidang industri otomotif yaitu pembuatan spare part atau suku cadang kendaraan bermotor. Agar selalu dapat memenuhi permintaan konsumen dalam penyediaan suku cadang kendaraan bermotor, maka PT. Sinar Terang Logam Jaya harus menjaga peralatan produksi yang mendukung pembuatan suku cadang tersebut. Dalam hal ini kondisi peralatan produksi yang baik akan menjamin kelancaran proses produksi. Salah satu cara untuk menjaga peralatan produksi agar tetap dalam keadaan baik adalah dengan cara perawatan. Sistem perawatan dalam hal penggantian komponen peralatan produksi secara berkala dan terencana dapat mencegah terjadinya kerusakan pada peralatan produksi. Hingga saat ini PT. Sinar Terang Logam Jaya belum menjalankan perawatan peralatan produksi dengan menggunakan jadwal tertentu, perawatan hanya dilakukan apabila telah terjadi kerusakan pada mesin atau jika kualitas produk yang dihasilkan tidak baik atau mengalami penyimpangan dimensi. Hal tersebut akan mengakibatkan terhambatnya proses produksi dan akan menyebabkan tertundanya penyelesaian produk dan akan menimbulkan kerugian pada perusahaan. Bila hal tersebut terus terjadi maka perusahaan akan mengalami penurunan keuntungan karena terhentinya proses produksi. Komponen dies yang sering mengalami kerusakan adalah upper dies. Upper dies adalah komponen dies yang melakukan penekanan pada produk pipa frame head yang diletakkan didalam lower dies. Pada penelitian ini komponen yang dijadikan bahan penelitian adalah komponen upper dies, karena kerusakan lebih sering terjadi pada upper dies dan pihak perusahaan melakukan penggantian (replacement) pada komponen yang mengalami kerusakan. Untuk membantu memecahkan permasalahan tersebut, maka diusulkan suatu keputusan penggantian komponen dengan memperhitungkan ongkos operasi yang dikeluarkan yaitu dengan menggunakan model pemrograman dinamis. Sehingga, dengan cara tersebut diharapkan dapat diperoleh suatu keputusan penggantian terbaik yaitu replace atau continue operating dengan kriteria minimasi ongkos total yang dikeluarkan oleh perusahaan. Formulasi matematis pemrograman dinamis yang digunakan adalah: fn(I) =min J [C(I,J) + fn-1 (J)] Pengujian statistik pada komponen upper dies menunjukkan bahwa waktu antar kerusakannya berdistribusi Weibull dua parameter. Dengan menggunakan model pemrograman dinamis maka didapat suatu keputusan penggantian, sebagai berikut: Periode tersisa (hari) 6 5 4 3 2 l Keputusan Continue Continue Continue Replace Continue Continue Periode tersisa merupakan hari kerja selama satu minggu yaitu dari hari Senin sampai Sabtu. Tabel diatas menunjukkan bahwa penggantian dilakukan pada hari keempat, yaitu pada hari Kamis.