// <![CDATA[PERANCANGAN PUSAT PALEOANTROPOLOGI DENGAN PENDEKATAN DESAIN ARSITEKTUR ORGANIK DI PADALARANG, JAWA BARAT]]> 0404125901 - Dr. Ir. Nurtati Soewarno MT Penulis KINTANIA ANDINI/212018025 Penulis
Global warming merupakan permasalahan umum yang melanda hampir seluruh bagian dunia. Dalam menangani hal tersebut, diperlukan perhatian dan keseriusan dalam merancang bangunan ataupun kawasan. Keselarasan antara bangunan dengan lingkungan dan alam sekitar menjadi salah satu aspek yang dinilai penting, terlebih bila bangunan berlokasi di sebuah kawasan yang masih asri. Salah satu upaya untuk mewujudkan keselarasan ini adalah dengan menerapkan tema yang tepat bagi perancangan bangunan maupun kawasan. Pada perancangan Kawasan Wisata Edukasi Sejarah dan Paleoantropologi ‘Triphi’ di lingkungan Gua Pawon, tema Arsitektur Organik ini dinilai tepat digunakan karena potensi alam dan lingkungan yang dimiliki. Makalah ini akan memaparkan bagaimana tema arsitektur Organik diterapkan pada desain kawasan yang membaur dengan lingkungannya. Gua Pawon merupakan salah satu warisan budaya dan saat ini telah menjadi sebuah wisata edukasi sejarah, oleh karenanya keasrian kawasan ini perlu dipertahankan. Beberapa prinsip perancangan dari Arsitektur Organik yang diterapkan diantaranya Building as a Nature, Belong to the Hill dan Forms Follow Flow yang diterapkan pada beberapa aspek bangunan seperti bagian fasad, landskap dan interior bangunan. Dengan menerapkan tema ini diharapkan keselarasan bangunan dan kawasan edukasi ini dapat terjaga, selain itu dapat membentuk karakter yang menjadi ciri khas kawasan juga menjadi pelopor bangunan dengan tema Arsitektur Organik di Padalarang.