PERANCANGAN ISLAMIC CENTERDENGAN PENERAPAN ARSITEKTUR NEO VERNAKULAR DI SAMBAS, KALIMANTAN BARAT
Islamic Center adalah tempat kegiatan keagamaan umat Islam, sehingga dapat dikatakan bahwa Islamic Center di Indonesia merupakan pusat aktivitas kebudayaan Islam. Kalimantan Barat yang salah satu yang mayoritas penduduknya beragama Islam. Penduduk Islam yang tercatat pada sensus 2018-2020 menurut BPS Kabupten Sambas sebesar 629.905 orang dan memliki rumah ibadah khusus umat Islam berupa masjid dan musholla.. Denga mengingat banyaknya jumlah masyarakat Islam yang banyak dan kegiatan Islam di Kabupaten Sambas, maka memilih Kawasan ini sebagai lokasi dan merancang sebuah wadah yang dapat menampung semua kegiatan tersebut. Wadah ini bisa disebut sebagai pusat kegiatan Islam, yaitu Islamic Center. Pada umumnya Islamic Center adalah tempat untuk beribadah, memenuhi kebutuhan umat Islam, menuntut Ilmu, berdagang, dan bermusyawarah. Pemilihan tema Arsitektur Neo-Vernakular dalam desain Islamic Center ini, dikarenakan Arsitektur Neo-Vernakular adalah arsitektur yang berprinsip kepada nilai budaya lokal, kaidah-kaidah normatif serta kosmologis yang mengalami pembaruan yang memberikan peluang kebebasanI penggalian sumber-sumber inspirasi desain yang menghadirkan suatu identitas atau karakter dengan sumber berasal dari semangat masa lalu serta kelokalan. Maka kawasan ini diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan hubungan masyarakat dan informasi, serta dokumentasi
Detail Information
Citation
APA Style
. (2022).PERANCANGAN ISLAMIC CENTERDENGAN PENERAPAN ARSITEKTUR NEO VERNAKULAR DI SAMBAS, KALIMANTAN BARAT ().Arsitektur:FAD
Chicago Style
.PERANCANGAN ISLAMIC CENTERDENGAN PENERAPAN ARSITEKTUR NEO VERNAKULAR DI SAMBAS, KALIMANTAN BARAT ().Arsitektur:FAD,2022.Text
MLA Style
.PERANCANGAN ISLAMIC CENTERDENGAN PENERAPAN ARSITEKTUR NEO VERNAKULAR DI SAMBAS, KALIMANTAN BARAT ().Arsitektur:FAD,2022.Text
Turabian Style
.PERANCANGAN ISLAMIC CENTERDENGAN PENERAPAN ARSITEKTUR NEO VERNAKULAR DI SAMBAS, KALIMANTAN BARAT ().Arsitektur:FAD,2022.Text