<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1439">
<titleInfo>
<title><![CDATA[PEMBERDAYAAN SOCIALPRENEURSHIP UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP ANAK JALANAN MELALUI KAMPANYE DIGITAL]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Bela Matahari / 332009023</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penulis</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Wiwi Isnaini, M.Ds.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Eny Dewijani, S.Sn.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Desain Komunikasi Visual]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[FAD]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2014]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[0]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Kebiasaan memberi warga Indonesia 99% didasari oleh kewajiban setiap agama kepada umatnya untuk melakukan sedekah. Maka dari itu menyisihkan sebagian rezekinya untuk orang lain yang membutuhkan menjadi sebuah interaksi sosial yang lazim dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Lahirlah budaya paradoks yang terbentuk dari dua faktor cultural insight, yaitu ambisi dan teknologi yang membawa arus ketidakacuhan terhadap uang yang diberi kepada fakir miskin jalanan, contohnya anak jalanan. Ketidakacuhan terhadap efek dari uang yang diberikan membentuk mental anak jalanan sebagai penerima uang menjadi manja
dan bahkan memanfaatkan hal ini sebagai sebuah mata pencaharian. Oleh karena itu dibutuhkan sebuah kampanye sosial yang dapat merubah persepsi dan perilaku masyarakat tepatnya di Kota Bandung dalam perihal memberi. Tujuan dari kampanye yang dirancang adalah terbujuknya masyarakat Kota Bandung untuk tidak lagi memberikan uang receh ke jalanan, melainkan mengumpulkan receh yang tidak terpakai bersama dengan masyarakat Kota Bandung lainnya agar hasilnya dapat meningkatkan kualitas hidup anak jalanan
dengan cara memberdayakannya lewat bidang pendidikan.</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Kampanye Sosial, Anak Jalanan, Socialpreneurship, ]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[NONE]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Open Source ETD System]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[414DKV/14]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[414DKV/14]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[My Library]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[414DKV/14]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="1415" url="" path="/414DKV022014a.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Pemberdayaan Socialpreneurship Untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Anak Jalanan Melalui Kampanya Digital]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[1439]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2016-03-29 09:56:54]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-08-22 09:22:10]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>