// <![CDATA[PENERAPAN ICON BUDAYA JEPANG PADA DESAIN INTERIOR JAPAN FOUNDATION DI JAKARTA]]> 0420097001 - Saryanto .Ssn. MT Dosen Pembimbing 1 0427088707 - Maugina Rizki Havier, S.Ds., M.Ds. Dosen Pembimbing 2 Artika Sintaningrum/312017151 Penulis
Setiap bangsa di dunia memiliki keunikan budayanya masing-masing. Pengenalan kebudayaan suatu Negara kepada Negara lain merupakan cara efektif untuk mempertahankan ciri khas kebudayaan yang merupakan identitas suatu negara, salah satunya adalah dengan mendirikan Pusat Kebudayaan di Negara sahabat. Pusat Kebudayaan Jepang yang didirikan di Indonesia ini diwakili oleh Japan Foundation. Japan Foundation di Jakarta ini sudah berdiri sejak 1974, namun hingga kini belum memiliki gedung sendiri, melainkan menggunakan gedung Summitmas I yang merupakan kantor sewa di kawasan Jakarta Selatan. Selain itu, keberadaan Japan Foundation masih belum dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat Indonesia. Keterbatasan ruang untuk menampung dan menyediakan beragam fasilitas dari berbagai program kegiatan mengakibatkan terjadinya fungsi ruang yang ganda yaitu beberapa kegiatan dilaksanakan dalam satu ruang yang sama, sehingga perlu menyesuaikan penggunaan denah bangunan alternatif. Oleh karena itu, dengan adanya peluang tersebut diharapkan penyusunan konsep dan perencanaan dapat digunakan untuk mengembangkan serta mengeksplor ikon budaya Jepang yang representatif dengan penerapannya melalui interior, sehingga dapat meningkatkan representasi keterikatan pengguna atas informasi dan edukasi Kebudayaan Jepang dan citra Japan Foundation Jakarta di dalam Pusat Informasi Kebudayaan Jepang tersebut. Melalui penerapan tersebut, pengunjung diharapkan dapat merasakan suasana Jepang dan memudahkan pengguna memperoleh informasi tentang negara Jepang tanpa menghilangkan standar fasilitas sarana dan prasarana untuk memenuhi kebutuhan pengunjung dan pengelola yang ada di Japan Foundation.