// <![CDATA[PENDEKATAN KONTEMPORER PRINSIP-PRINSIP KOINOBORI PADA PUSAT KEBUDAYAAN JEPANG DI JAKARTA]]> 0420097001 - Saryanto .Ssn. MT Dosen Pembimbing 1 0419076501 - Boyke Arief Taufik F., Drs., M.Sn. Dosen Pembimbing 2 Tasya Amira/312018017 Penulis
Pusat kebudayaan merupakan sarana yang memberikan fasilitas informasi kepada pengunjung. Fasilitas tersebut harus dapat memberikan kebutuhan aktivitas yang maksimal pada pengunjung. Pada perencanaan ini, Pusat Kebudayaan Jepang di Jakarta digunakan sebagai perencanaan desain interior. Akitivitas utama pada Pusat Kebudayaan Jepang adalah edukasi dan pengembangan ilmu pengetahuan mengenai kebudayaan, khususnya kebudayaan Jepang. Perancangan ini menggunakan metode kualitatif deskriptif sehingga pengumpulan data sebagai pendukung perencanaan sesuai dengan teori-teori dan dapat diimplementasikan melalui ruang-ruang pada Pusat Kebudayaan Jepang. Selain itu, terdapat pencapaian pada pengunjung agar mendapat informasi, pengetahuan, serta pengalaman setelah berkunjung. Pada perencanaan ini, tema dan gaya diambil dari prinsip-prinsip Koinobori dengan gaya kontemporer. Penerapan tema tersebut berdasarkan filosofi warna yang memaknai hierarki dalam keluarga dan mengimplentasikannya melalui ruang. Penerapan tersebut perlu memperhatikan segi fungsi dan kebutuhan aktivitas agar prinsip-prinsip Koinobori dapat tersalurkan dengan maksimal. Selain warna, aspek penting lainnya adalah mengaplikasikan material pada unsur interior seperti; langit-langit, dinding, dan lantai dengan mengambil konsep bentuk dari Koinobori. Penerapan tema dan gaya tersebut diharapkan dapat menciptakan suasana ruang yang harmonis yaitu dengan menyatukan filosofi dengan ruang.