// <![CDATA[DESAIN INTERIOR PUSAT INFORMASI DAN KEBUDAYAAN KOREA DI JAKARTA DENGAN TEMA MUGUNGHWA DAN GAYA DINAMIS MODERN]]> 0402036601 - Bambang Arief, Drs., MSn Dosen Pembimbing 2 0418107601 - Anastasha Oktavia Sati Zein, S.Sn., M.Ds. Dosen Pembimbing 1 Tia Soleha/312018088 Penulis
Pusat Kebudayaan Korea di Jakarta didirikan pada tahun 2009 yang bertujuan untuk mempromosikan kebudayaan Korea dan menjembatani pertukaran kebudayaan Indonesia-Korea dengan tujuan untuk membranding negara melalui kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan publikasi dan pengenalan budaya Korea. Berbagai aktivitas atau program yang ada di pusat kebudayaan Korea ini membutuhkan fasilitas yang sesuai dengan standar sehingga dapat menunjang segala aktivitas dengan baik. Fasilitas ruang yang ada harus mampu merepresentasikan karakteristik atau citra pusat kebudayaan Korea Selatan sesuai dengan visi, misi, dan tujuan yang dimiliki. Maka dari itu perancangan desain interior ini memiliki konsep dengan tema Mugunghwa dan gaya modern dinamis yang dapat menyesuaikan dengan zaman dan mampu dikolaborasikan dengan berbagai elemen interior ruang seperti unsur budaya tradisional maupun modern. Dalam perancangan ini unsur budaya tradisional yang di ambil yaitu ciri khas dari rumah tradisional Hanok, spektrum warna obangsaek, dan juga usur budaya korea yang sedang trend saat ini yaitu Korean wave/ hallyu (K-pop dan K-Drama) serta penerapan unsur budaya Indonesia sebagai lambang pertukaran budaya Indonesia-Korea. Perancangan interior Pusat Kebudayaan Korea di Jakarta ini diharapkan dapat menampilkan unsur-unsur tradisional Korea yang dikemas secara modern.