PENGUKURAN KINERJA PERUSAHAAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE ANALISIS GAUGING ABSENCE OF PRE- REQUISITE (GAP) (Studi Kasus di Fakultu Telmologi lndustri - ITENAS)
Pengukuran kinerja perusahaan merupakan suatu kegiatan yang bertujuan untuk mengetahui sejauh mana suatu proses berhasil mencapai tujuannya dan dapat dijadikan salah satu perangkat utama dalam peningkatan daya saing sehingga perusahaan dapat mengetahui posisi bisnisnya saat ini dan juga dapat melakukan proses perbaikan. Institut Teknologi Nasional (Itenas) sebagai salah satu perguruan tinggi swasta harus selalu meningkatkan daya saing agar tetap bisa bertahan dalam persaingan. Falrultas Teknologi Industri (FTI) sebagai salah satu bagian dari ltenas telah menyadari pentingnya suatu pengukuran kinerja dan ingin melakukan pengukuran kinerja untuk meningkatkan mutu kinerjanya Berdasarkan hal tersebut, maka pada pene1itian ini dilakukan pengukuran kinerja di FTI sebagai awal pengukuran kinerja di ltenas.
Kerangka sistem pengukuran kinerja yang digunakan pada penelitian ini terbagi ke dalam 5 perspektif yaitu perspektif bisnis (business perspective), perspektif pelanggan (customer perspective), perspektif prioritas kompetensi perusahaan (manufacturing competitive priorities perspective), perspektif proses manufaktur internal (mternal process perspective), dan perspektif ketersediaan sumber-sumber dan metode (resource and method avadiability perspective). Setiap perspektif mempunyai variabel-variabel peugukuran kinerja. Pada penelitian ini yang menjadi variabel pengukuran hanya variabel-variabel yang terdapat dalam perspektif pelanggan (customer perspective), perspektif prioritas kompetensi perusahaan (manufacturing competitive priorities perspective). Variabel-variabel tersebut adalah Customer Satisfaction (CS), Customer Loyalty (CL), Quality, Flexibility.
Kinerja dari tiap variabel tersebut kemudian diukur meoggunakan metode Analisis Gauging Absence of Pre-Requisite (GAP). Ana1isis GAP membagi kinerja menjadi 2 kategori utama yaitu baik (good) dan buruk (bad). Jika kinerja suatu variabel memenuhi standar yang disyaratkan maka kinerja tecsebut dikategorikan baik (good), sebaliknya jika tidak memenuhi standar dikategorikan buruk (bad). Kategori buruk itu sendiri dapat dikatakan sebagai Problem Category (PC), dimana PC ini dikategorikan menjadi 5 yaitu PCJ, PC2, PC3, PC4, dan PC5.
Hasil analisis GAP untuk variabel CS, CL, Quality. dan Flexibility:
• CS: 26 goodpoint dan 43 bad point. Bad point terdiri dari 14 PCl, 21 PC2, 7 PC3, dan 1 PC5.
• CL: 7 good point dan 14 bad point. Bad point terdiri dari 5 PCl, 6 PC2, dan 3 PC3.
• Quality: 20 good point dan 43 bad point. Bad point terdiri dari 7 PCl. 13 PC2, dan 23 PC3.
• Flexibility: 13 good point dan 4 bad point. Bad point tentiri dari 4 PC3.
Metode ini memberikan bobot tingkat kepentingan suatu variabel terbadap variable lainnya, sehingga FTI dapat mengetahui prioritas perbaikan yang akan dilakukan. Di samping itu juga menghasilkan nilai kinerja dan memberikan usulan perbaikan. Dari nilai kinerja kemudian dilakukan pengklasifikasian kinerja variabel, yang dikategorikan ke dalam kategori sangat baik, baik, biasa, buruk, dan sangat buruk. Nilai kinerja untuk variabel CS (Customer Satisfaction), sebesar 60,90% termasuk kategori biasa, nilai kinerja untuk variabel CL (Customer Loyalty) sebesar 58,10% termasuk kategori biasa, nilai kinerja untuk variabel Quality sebesar 64,10% termasuk kategori biasa, dan nilai kinetja untuk variabel Flexibility sebesar 90,6% termasuk kategori sangat baik.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2005).PENGUKURAN KINERJA PERUSAHAAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE ANALISIS GAUGING ABSENCE OF PRE- REQUISITE (GAP) (Studi Kasus di Fakultu Telmologi lndustri - ITENAS) ().Teknik Industri:FTI
Chicago Style
.PENGUKURAN KINERJA PERUSAHAAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE ANALISIS GAUGING ABSENCE OF PRE- REQUISITE (GAP) (Studi Kasus di Fakultu Telmologi lndustri - ITENAS) ().Teknik Industri:FTI,2005.Text
MLA Style
.PENGUKURAN KINERJA PERUSAHAAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE ANALISIS GAUGING ABSENCE OF PRE- REQUISITE (GAP) (Studi Kasus di Fakultu Telmologi lndustri - ITENAS) ().Teknik Industri:FTI,2005.Text
Turabian Style
.PENGUKURAN KINERJA PERUSAHAAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE ANALISIS GAUGING ABSENCE OF PRE- REQUISITE (GAP) (Studi Kasus di Fakultu Telmologi lndustri - ITENAS) ().Teknik Industri:FTI,2005.Text