// <![CDATA[PERANCANGAN BUKU ILUSTRASI PRAHARA INDONESIA PASCA KEMERDEKAAN TENTANG TRAGEDI WESTERLING 1946 - 1947]]> Yogi Ermanda / 332008094 Penulis Wiwi Isnaini, M.Ds. Dosen Pembimbing 2 Agus Rahmat Maulana, M.Ds. Dosen Pembimbing 1
Sejarah merupakan suatu peristiwa yang terjadi pada zaman dahulu sejarah mempunyai nilai yang sangat berharga, sejarah sangatlah besar maknanya dikarenakan ada statement bahwa “ hari ini dan masa depan itu bisa dilihat dari sejarahnya ”. Setelah penjajahan jepang berakhir presiden serta wakil presiden Indonesia Soekarno dan Hatta segera mencetuskan bahwa Indonesia telah merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945 namun nyatanya bukanlah kedamaian dan ketentraman yang didapat, efeknya sebaliknya setelah kemerdekaan itu malah semakin banyak dan semakin kuat penjajah yang dilancarkan sekutu dari Belanda yang ingin lagi menguasai dan menjajah tanah Indonesia raya. Pada tahun 1946 - 1949 Indonesia mendapat serangan dari sekutu, pada masa ini Indonesia harus berjuang untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari Belanda yang ingin merebut kembali Indonesia, Buku berseri “Prahara Indonesia Pasca Kemerdekaan Tentang Tragedi Westerling 1946 - 1947” ini dibuat agar membangkitkan rasa Nasionalisme kepada anak-anak Indonesia dengan mengangkat kisah Pembantaian Westerling yang nantinya diharapkan pesan moralnya sampai setelah membaca buku ini bahwa mempertahankan sesuatu hal tidaklah mudah dan dibutuhkan pula usaha yang keras .