USULAN STRATEGI PENINGKATAN PERFORMANSI KERJA BERDASARKAN HASIL PENGUKURAN METODA SUBJECTIVE WORKLOAD ASSESSMENT TECHNIQUE (SWAT) (Studi Kasus : Relationship Officer Sentra Kredit Kecil Bank
Bank "X" Cabang Sukabumi memiliki suatu divisi pemasaran yang benama Sentra Kredit Kecil (SKC) yang terdiri dari 2 orang Relationship Officer (RO) yang berperan penting dalam melakukan pemasaran produk-produk jasa Bank "X". Beban kerja yang timbul pada tanggung jawab RO SKC dapat disebutkan oleh beban kerja mental. Pada penelitian ini dilakukan usulan peningkatan performansi kerja RO SKC Bank "X" Cabang Sukabumi dalam melakukan tanggung jawabnya berdasarkan hasil pengukuran Subjective Workload Assessment Technique (SWAT).
Hasil akhir yang diperoleb dari metoda SWAT pada penelitian ini adalah beban kerja mental dari setiap tanggung jawab RO SKC, dan terlihat pada awal bulan dan tengah bulan memiliki beban kerja mental yang lebih kecil dibandingkan pada waktu akhir bulan. Berdasarkan hasil pengolahan data terdapat tanggungjawab tertinggi untuk masing-masing fase kredit dan portepel kredit.
Fase analisis kredit, performing loan (kredit lancar) memiliki beban kerja mental tertinggi sebesar 63.1 pada tanggung jawab menilai kewajaran laporan keuangan yang disampaikan oleh debitur/calon debitur dan membuat laporan kunjungan setempat, restructured loan (kredit yang direstrukturisasi) masing-masing memiliki beban kerja mental tertinggi sebesar 63.1 pada tanggung jawab memorandum pengusulan kredit (MPK) dan mengusulkan pemberian perpanjangan kredit kepada kelompok pemutus kredit (KPK) yaitu wakil pemimpin dan pemimpin; menetapkan struktur fasilitas; meberikan data yang diperlukan untuk pembuatan laporan tanggal review kepada unit administrasi.
Fase persetujuan kredit, performing loan (kredit lancar) memiliki beban kerja mental tertinggi sebesar 55.9 pada tanggung jawab membuat memorandum pelepasan/penggantian jaminan, restructured loan (kredit yang direstrukturisasi) masing-masing memiliki beban kerja mental tertinggi sebesar 54.7 pada tanggung jawab mebuat memorandum pelepasan penggantian jaminan; mebuat Perangkat Aplikasi Kredit (P AK) untuk para nasabah.
Fase pemantauan kredit, untuk semua jenis portepel kredit masing-masing memiliki beban kerja mental tertinggi sebesar 47.5 hampir meliputi semua pekerjaan pada akhir bulan (terutama pada restructured loan (kredit yang direstrukturisasi)).
Fase penyelamatan kredit, non performing loan (kredit tidak lancar) memiliki beban kerja mental tertinggi sebesar 63.1 pada tanggung jawab membuat memorandum analisis penyelamatan kredit (MAP) dan membuat strategi yang lain, apabila strategi utama dan altematif dalam penyelamatan tidak dapat dilaksanakan, restructured loan (kredit yang direstrukturisasi) memiliki beban kerja mental tertinggi sebesar 63.1 pada tanggung jawab membuat memorandum analisis penyelamatan kredit (MAP) dan membuat strategi yang lain, apabila strategi utama dan altematif dalam penyelamatan tidak dapat dilaksanakan.
Faktor-faktor yang mempengaruhi besar beban kerja mental dapat diketahui dengan menggunakan uji hipotesis. Hasilnya, untuk setiap fase kredit waktu tidak berpengaruh, faktor portepel kredit berpengaruh. Tetapi faktor waktu-portepel kredit untuk fase kredit persetujuan kredit tidak berpengaruh sedangkan factor tersebut berpengaruh untuk fuse kredit yang lainnya.
Akhir dari penelitian ini dilakukan usulan untuk meningkatkan perfomansi kerja RO SKC dengan cara memindahkan waktu pengerjaan tanggung jawab ke awal bulan atau tengah bulan dimana waktu-waktu tersebut cenderung memiliki beban mental yang kecil dan hal ini tidak terlepas pada peraturan BCM (Branch Credit Management).
Detail Information
Citation
APA Style
. (2005).USULAN STRATEGI PENINGKATAN PERFORMANSI KERJA BERDASARKAN HASIL PENGUKURAN METODA SUBJECTIVE WORKLOAD ASSESSMENT TECHNIQUE (SWAT) (Studi Kasus : Relationship Officer Sentra Kredit Kecil Bank ().Teknik Industri:FTI
Chicago Style
.USULAN STRATEGI PENINGKATAN PERFORMANSI KERJA BERDASARKAN HASIL PENGUKURAN METODA SUBJECTIVE WORKLOAD ASSESSMENT TECHNIQUE (SWAT) (Studi Kasus : Relationship Officer Sentra Kredit Kecil Bank ().Teknik Industri:FTI,2005.Text
MLA Style
.USULAN STRATEGI PENINGKATAN PERFORMANSI KERJA BERDASARKAN HASIL PENGUKURAN METODA SUBJECTIVE WORKLOAD ASSESSMENT TECHNIQUE (SWAT) (Studi Kasus : Relationship Officer Sentra Kredit Kecil Bank ().Teknik Industri:FTI,2005.Text
Turabian Style
.USULAN STRATEGI PENINGKATAN PERFORMANSI KERJA BERDASARKAN HASIL PENGUKURAN METODA SUBJECTIVE WORKLOAD ASSESSMENT TECHNIQUE (SWAT) (Studi Kasus : Relationship Officer Sentra Kredit Kecil Bank ().Teknik Industri:FTI,2005.Text