// <![CDATA[PERANCANGAN SISTEM PENANGANAN MATERIAL HANDLING UNTUK MEMINIMASI RESIKO GANGGUAN SISTEM TULANG DAN OTOT (Studi UAN Kasus di Pabrik Kecap Maja Menjangan Maialengka)]]> 0428096602 - Ir. Yanti Helianty, MT Dosen Pembimbing 1 0409066802 - Caecilia Sri Wahyuningsih, Ir., MT. Dosen Pembimbing 2 DINNI EMALIA / 13-2000-056 Penulis
Proses pengangkatan dan pemindahan secara manual seringkali menimbulkan potensi bahaya bagi keselamatan pekerja, seperti timbulnya kecelakaan ketika beketja dan cedera pada bagian tubuh pekerja (musculoskeletal disorder). Musculoskeletal disorder adalah cedera pada otot, urat syaraf, urat daging, tulang, persendian tulang, tulang rawan atau lempeng urat syaraf tulang belakang yang disebabkan oleh kejadian cedera yang bertahap atau akibat beban kerja yang berlebih. Cara pengangkatan dan pemindahan yang kurang efisien dan dilakukan secara berulang-ulang selama waktu tertentu memungkinkan terjadinya cedera otot. Untuk itu diperlukan perancangan alat bantu material handling yang dapat memperbaiki cara kerja. Perbaikan terhadap cara kerja dapat meminimasi tenaga dan konsumsi energi pada saat melakukan aktivitas menggunakan alat bantu material handling tersebut, serta dapat meminimasi kemungkinan terjadinya cedera akibat kerja material handling. Perancangan yang dilakukan dalam penelitian ini didasarkan atas analisis fisiologis, psikofisik. biomekanika dari alat handling lama. Rata-rata konsumsi energi yang dihasilkan yaitu sebesar 2,285 Kcal/menit. Berdasarkan nilai rata-rata ini dapat disimpulkan bahwa aktivitas saat menggunakan alat handling lama termasuk kedalam kategori "low"', artinya pada saat melakukan aktivitas dengan alat bantu tersebut konsumsi energi yang dibutuhkan oleb pelerja masih dalam keadaan normal yaitu berada di bawah batasan maksimal sebesar 5 Kcal/menit. Konsumsi energi yang termasuk kedalam kategori "low"' ini dapat disebabkan karena pekerja telah terbiasa dengan pekerjaannya. Berdasarkan analisis psikofisik dapat disimpulkan bahwa pekerja merasakan sakit atau pegal-pegal pada tubuhnya terutama bagian bahu, pergelangangan tangan kanan dan lengan kanan. Analisis biomekanika didasarkan atas besarnya gaya dan momen yang bekerja pada bagian tubuh akibat cara kerja saat menggunakan alat handling. Dari hasil perbandingan gaya maka dapat disimpulkan bahwa alat handling hasil rancangan memiliki nilai gaya yang lebih kecil dibandingkan dengan alat handling lama. Dengan adanya nilai gaya yang lebih kecil maka nilai momen akan lebih kecil. Nilai momen yang kecil akan mengakibatkan beban kerja menjadi lebih ringan sehingga kecil kemungkinannya akan terjadi cedera pada penggunaan alat handling hasil rancangan. Untuk alat handling lama proses pemindahan tidak dapat dilakukan oleh satu orang pekerja, sedangkan untuk alat handling hasil rancangan dapat dilakukan oleh satu orang pekerja. Kelebihan dari penggunaan alat handling hasil rancangan adalah efisiensi tenaga ketja dan dapat meminimasi waktu pengerjaan.