// <![CDATA[PERANCANGAN SISTEM ESTIMASI WAKTU PERAKITAN PRODUK MEKANIK]]> Cahyadi Nugraha, S.T., M.T Dosen Pembimbing 2 Tisa lnovanti Juwita / 13-2000-080 Penulis Prof. Dr. Ir. Ina Setiasyah Toba Dosen Pembimbing 1
Politeknik Manufak.'tUr (POLMAN) Bandung merupakan lembaga pendidikan yang juga merangkap sebagai suatu perusahaan manufak.'tUr yang bersifat make to order. Hal ini ditunjukan oleb karakteristik pencrimaan pesanan yang berbeda satu dengan yang lain sebingga POLMAN Bandung cenderung menghadapi tingkat variasi produk yang cukup tinggi. Dalam menetapkan waktu manufaktur yang terdiri dari waktu-perancangan, waktu-pabrikasi dan waktu-perakitan produk, POLMAN Bandung hanya melakukan perkiraan waktu yang berdasarkan peogalaman dalam menghasilkan suatu produk sebelumnya. Perkiraan waktu yang dibuat tersebut seringkali meleset atau tidak akurat, terutama pada perkiraan waktu perakitan. Berdasarkan masalah tersebut maka terdapat kebutuhan untuk mengembangkan suatu sistem estimasi waktu-perakitan yang lebih baik, yaitu yang lebih mendekati kenyataannya. Oleh karena itu penelitian ini akan merancang sistem estimasi waktu-perakitan produk (yang merupakan bagian dari waktu-manufaktur) dengan menggunakan pendekatan struktur produk dan menerapkan metode Maynard Operation Sequence Technique (MOST). Sistem ini diharapkan dapat memberikan kemudahan, kecepatan dan ketepatan dalam penentuan waktu perakitan. Sistem estimasi waktu-perakitan dirancang melalui dua tahap, yaitu tahap Assembly Plan dan tahap Estimasi Waktu. Tahap pembuatan assembly plan pada rancangan ini terdiri dari empat langkah, yaitu pembuatan daftar komponen produk berdasarkan gambar produk yang diterima, pembuatan product tree, penentuan assembly operation dan penentuan alat bantu perakitan. Tahap Estimasi Walctu dirancang untuk setiap assembly operation yang terjadi dengan cara menganalisis setiap assembly operation untuk diketahui elemen-elemen gerakannya. Elemen gerakan tersebut kemudian dimasukkan ke dalam urutan gerakan dasar MOST. Setiap gerakan memiliki indeks waktu yang ditentukan berdasarkan tabel data waktu gerakan. Indeks waktu tersebut kemudian dihitung dan estimasi waktu-perakitan untuk setiap assembly operation akan dihasilkan. Seluruh tahapan dan proses dalam usulan sistem estimasi waktu-perakitan yang telah dijelaskan di atas akan dibuat di dalam komputer dan hasilnya disimpan dalam database. Rancangan sistem estimasi wak.1u ini kemudian diwujudkan ke dalam sebuah prototype perangkat lunak. Perangkat lunak yang telah dibuat kemudian diuji. Pengujian dilakukan terhadap dua buah produk yaitu Dancer 1 dan Cetakan RMA S-F13. Waktu yang dihasilkan oleh system dan waktu pada kenyataan sebenarnya berbeda sebesar ± 5%. Hal terse but dikarenakan waktu yang dihasilkan oleh sistem merupakan waktu standar. Dari dua contob produk yang digunakan sebagai tahap pengujian tersebul, system estimasi waktu perakitan produk mampu menghasilkan estimasi waktu perakitan yang mendekati kenyataannya dengan mudah, cepat dan akurat.