// <![CDATA[ESTIMASI BIAYA GARANSI MOBIL YANG DIJUAL DENGAN GARANSI DUA DIMENSI MENGGUNAKAN PENDEKA TAN SKALA W AKTU TERBAIK (STUDI KASUS PT. ASTRA INTERNASIONAL. Tbk - AUTO 2000 CABANG SOEKARNO HATTA BANDUNG)]]> Arie Desrianty, ST., MT. Dosen Pembimbing 2 Dr. Ir. Kusmaningrum, MT. Dosen Pembimbing 1 DADANG SULAEMAN / 132000105 Penulis
Garansi adalah suatu kesepakatan kontraktual antara produsen dan konsumen yang mengharuskan produsen melakukan perbaikan terhadap produk yang mengalami kegagalan dalam periode garansi. Bagi produsen yang menjual produk dengan garansi, produsen harus mengeluarkan biaya tambahan sebagai biaya pelayanan garansi. Biaya pelayanan ini tergantung pada bentuk kebijakan garansi serta pola kerusakan produk. Biaya ini berpengaruh besar terhadap keuntungan produsen, karena berhubungan langsung dengan harga produk. Oleh karena itu penting sekali bagi produsen untuk mengestimasi biaya garansi secara akurat. PT Astra Intemasional-AUT02000 Cabang Soekamo-Hatta Bandung. Kebijakan garansi yang diterapkannya adalah kebijakan garansi dua dimensi, yaitu setiap mobil yang dijual diberi garansi selama 24 bulan atau 50,000 krn, mana yang berakhir lebih dulu. Kebijakan garansi ini berlaku untuk komponen tertentu dari unit mobil. Selain itu, setiap komponen diberi garansi hanya untuk kegagalannya yang pertama. Dalam penelitian ini dilakukan estimasi biaya garansi dari produk mobil kijang kapsul. Mobil dipandang sebagai sebuah sistem dimana komponen-komponennya berhubungan secara seri. Selanjutnya kerusakan mobil dimodelkan melalui pemodelan kerusakan dari komponen-komponen yang memberikan kontibusi terbesar dari segi biaya garansi. Pemodelan tersebut dilakukan menggunakan pendekatan skala waktu terbaik yang dimodelkan oleh fungsi distribusi. Nilai parameter model kegagalan komponen diestimasi dengan menggunakan data klaim garansi seluruh unit mobil yang dijual selama tahun 2002. Dengan mempertimbangkan bentuk kebijakan garansi serta biaya pelayanan garansi dari setiap komponen, maka dapat dihitung biaya garansi per unit mobil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 73 komponen yang dijamin oleh garansi, ada 25 buah komponen memberikan kontribusi sebesar 80% dari total biaya garansi seluruh klaim. Selanjutnya dengan menggunakan aproksimasi bahwa biaya garansi per unit mobil berbanding lurus dengan presentase total biaya garansi, maka total biaya garansi per unit mobil adalah Rp. 82,857.088 (atau sekitar 0.052 % dari harga jual unit mobil).