// <![CDATA[USULAN RANCANGAN DOKUMENTASI SEBAGAI PERSIAPAN SERTIFIKASI SISTEM MANAJEMEN MUTU ISO 9001:]]> Arie Desrianty, ST., MT. Dosen Pembimbing 2 Ir. Ambar Rukmi Harsono., MT. Dosen Pembimbing 1 RlAN HERMANSYAH / 132000117 Penulis
Memasuki era globalisasi yang akan datang, setiap perusahaan dituntut menghasilkan produk yang konsisten dan memiliki mutu yang terjamin. Berdasarkan kondisi tersebut setiap perusahaan harus melakukan perbaikan sistem manajemen mutu yang ada sekarang dengan tujuan untuk memberikan kepuasan terhadap pelanggan. PT. Karya Putra Sangkuriang merupakan salah satu perusahaan manufaktur weatherstrips, rubber dan PVC. Produk rubber yang dihasilkan telah mampu dipasarkan ke luar negeri khususnya Jepang. Untuk menambah daerah pemasaran di luar negeri, perusahaan memerlukan suatu standar mutu intemasional untuk menjamin produk yang dihasilkan. Atas dasar itu, maka PT. Karya Putra Sangkuriang akan berusaha mendapatkan sertifikasi ISO 9001:2000. Dalam usaha pencapaian sertifikasi ISO 9001 :2000, perusahaan perlu melakukan audit internal dan pengendalian sistem dokumentasi perusahaan terlebih dahulu. Audit internal dilakukan dengan cara rnembandingkan antara klausul yang disyaratkan pada standar sistem manajemen mutu ISO 9001:2000 dengan kondisi perusahaan sekarang melalui pengisian checklist Audit Mutu Internal. Untuk menjamin kebenaran informasi yang ada, penentuan auditee dilakukan terhadap pihak-pihak yang dianggap paling menguasai dan bertanggung jawab terhadap inti pennasalahan yang ditanyakan pada setiap bagian yang diteliti. Penentuan auditee pada penelitian dibantu oleh Representative Manager yang ditunjuk sebagai penangungjawab dalam penanganan ISO di perusahaan. Berdasarkan data yang diperoJeh dari checklist, dilakukan analisis terhadap ketidaksesuaian (gap) antara sistern yang ada di perusahaan dengan persyaratan setiap klausul ISO 9001:2000, untuk kemudian diberikan usulan tindakan perbaikan. Menurut informasi tindakan perbaikan yang ditemukan, didapat bahwa perancangan prosedur pengendalian dokumen serta sosialisasi atas kebijakan dan sasaran mutu yang telah dibuat kepada seluruh karyawan menjadi tindakan yang belum dilakukan perusahaan dalam memenuhi persyaratan ISO 9001:2000. Usulan tindakan perbaikan yang didapatkan rnenjadi dasar perancangan sistem dokumentasi. Pada saat dilakukan penelitian sistem dokumentasi perusahaan telah memiliki pedoman mutu, akan tetapi dokumen tersebut masih diperlukan perbaikan-perbaikan sehingga perancangan sistem dokumentasi dilakukan perbaikan pada kelengkapan penyajian dokumen untuk sistem dokumentasi level 1 (Pedoman Mutu). Rancangan dokumentasi level II (Prosedur Mutu) terdiri dari prosedur pengendalian dokumen, prosedur pemantauan dan pengukuran, prosedur pengendalian produk yang tidak sesuai, prosedur tindakan korektif, dan prosedur tindakan preventif. Rancangan dokumentasi level III (Instruksi Kerja) hanya untuk pengoperasian mesin Extruder UHF II, dan dokumentasi level IV (Catatan Mutu) dirancang banya untuk Japoran ketidaksesuaian material dan laporan ketidaksesuaian produksi. Dari keseluruhan penelitian dapat disimpulkan bahwa PT. Karya Putra Sangkuriang masih belurn siap untuk mendapatkan sertifikasi ISO 9001:2000, karena dokumen-dokumen pendukung seperti Pedoman Mutu masih kurang lengkap, prosedur-prosedur yang ada belum terdokurnentasi dengan baik dan belum tersusunnya dokumen instruksi kerja serta catatan mutu secara lengkap.