// <![CDATA[KAJIAN POSITIONING MEREK-MEREK SABUN DETERJEN BUBUK BERDASARKAN PERSEPSI DAN PREFERENSI KONSUMEN (Studi Kasus:]]> Dr. Iwan Inrawan, Ir Dosen Pembimbing 1 0425127201 - Hendang S. Rukmi, ST,, M.T. Dosen Pembimbing 2 AVADIANI PERMATA SARI /13-2000-155 Penulis
Banyaknya merek sabun cuci deterjen bubuk yang beredar di pasaran saat ini menyebabkan persaingan yang sangat ketat di antara para produsen sabun deterjen bubuk. Ketatnya persaingan tersebut menyebabkan pentingnya bagi pihak produsen untuk mengetahui posisi produk mereka di antara merek-merek sabun detetjen bubuk pesaing agar dapat tetap survive dan growth menghadapi persaingan. Penelitian ini akan menganalisis posisi merek-merek sabun deterjen yang ada di pasaran berdasarkan persepsi (pandangan) dan preferensi (kecenderungan) konsumen. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi masukan bagi perusahaan-perusahaan sabun detetjen bubuk dalam menyusun strategi pemasarannya. Metoda yang digunakan dalam penelitian ini adalah metoda Multidimensi Onal Scalling yang bertujuan untuk memetakan sejumlah objek penelitian dalam suatu ruang multidimensi sedemikian rupa sehingga dapat dilihat jarak antar objek penelitian yang menunjukkan persepsi tingkat perbedaan objek-objek penelitian. Untuk segmentasi produk dilakukan dengan pendekatan Cluster Based On Segmentation Design dilanjutkan dengan membuat pengelompokkan merek-merek sabun deterjen bubuk pada peta posisi. Untuk menyusun vektor posisi dari tiap atribut yang diteliti digunakan metoda pemetaan preferensi dengan bantuan software Prefmap. Tujuannya adalah untuk melihat dimana letak titik ideal dari masing-masing atribut yang diteliti di atas peta posisi. Selanjutnya hubungan antara segmentasi produk yang terbentuk dengan karakteristik demografi dan sosioekonomi dijelaskan dengan metoda tabulasi silang. Hasil dari penelitian ini adalah sebagai berikut : 1. Atribut yang dipentingkan (atribut detenninan) oleh responden dalam memilih sabun deterjen bubuk adalah: 1) Daya membersihkan kotoran 2) Aroma keharuman 3) Merek (Sudah dikenal/terkenal) 4) Price Value (kesesuaian harga dengan kualitas produk) 5) Kemudahan diperoleh 6) Lembut di tangan 7) Tidak membuat alergi 2. Pengelompokkan produk yang terbentuk adalah sebagai berikut : - Segmen 1 : Rinso dan SoKlin - Segmen 2 : Attack - Segmen 3 : Surf dan Daia 3. Peringkat merek dari masing-masing atribut yang diteliti berdasarkan preferensi konsumen 4. Dari basil pengujian Chi-Square, dapat diidentifikasi bahwa karakteristik usia dan karakteristik pendidikan independen terhadap segmentasi produk. Sedangkan karakteristik yang dependen terhadap segmentasi produk adalah jenis peketjaan, pendapatan, dan jumlah anggota keluarga.