// <![CDATA[USULAN STRATEGI PERUSAHAAN DALAM PERSAINGAN BISNIS MULTI LEVEL MARKETlNG (Studi Kasus Di MQ Net)]]> Ir. Abu Bakar, M.M. Dosen Pembimbing 1 Hendang Setyo R ST. MT. Dosen Pembimbing 2 MIRA ROYANl / 13-2000-219 Penulis
MQ Net merupakan salah satu perusahaan MLM syariah di Indonesia yang berdiri pada tahun 2003. Setelah satu tahun menjalankan bisnis MLM, MQ Net belum merumuskan kembali strategi yang sesuai dengan perkembangan perusahaan. Perusahaan perlu merumuskan strategi yang sesuai dengan perkembangan perusahaan, agar dapat mempertahankan dan mengembangkan anggotanya Selain itu, semakin ketatnya persaingan di bisnis MLM mendorong MQ Net untuk menetapkan strategs perusahaan yang tepat agar dapat memenangkan persaingan. Tujuan dilakukan penelitian tugas akhir ini adalah merancang strategi usulan untuk MQ Net dalarn menghadapi persaingan bisnis MLM (Mulri Level Morkeling) dengan memperhatikan faktor-faktor ekstemal dan internal perusahaan. Perumusan strategi untuk MQ Net didasarkan pada metoda Fred R. David. Menurut Fred R. David, proses formulasi strategi melaJui tiga tahapan kerangka kerja yang terdiri dari tahap pengumpulan data, tahap analisis, dan tahap pengambilan keputusan. Tahap I pada dasarnya tidak hanya sekadar kegiatan pengumpulan data, tetapi juga merupakan suatu kegiatan pengklasifikasian dan pra-analisis terhadap lingkungan ekstemal dan internal perusahaan. Analisis lingkungan eksternal bertujuan untuk membuat daftar ancaman dan peluang yang akan dihadapi perusahaan. Sedangkan analisis lingkungan internal bertujuan untuk membuat daftar kekuatan dan kelemahan perusahaan. Model yang dipakai adalah Matrik EFE dan Matrik EFI Pembentukan Matrik EFE menghasilkan total nilai terbobot EFE sebesar 2,8200 dan pembentukan Matnk EFl menghasilkan total nilai terbobot EFI sebesar 2,3421. Tahap 2 adalah tahap analisis, dimana matrik yang digunakan yaitu Matrik EI dan Matrik SWOT. Pembentukan Matrik EI menghasilkan strategi pertumbuhan dan stabilitas. Pembentukan Matrik SWOT menghasilkan 17 strategi perusahaan. Tahap terakhir dari proses formulasi strategi adalah tahap pengambilan keputusan, dimana matrik yang digunakan yaitu Matrik Perencanaan Strategi Kuantitatif Matrik ini mengindikasikan strategi yang terbaik bagi perusahaan dalam persaingan bisnis berdasarkan nilai TAS terbesar. Strategi yang memilikj nilai TAS terbesar adalah "Promosi yang efektif untuk menarik masyarakat luas menjadi member”, yang memlliki TAS sebesar 4,9158.