PERHITUNGAN BIAYA PRODUK POLIS ASURANSI KENDARAAN (TRUK) DENGAN MENERAPKAN METODE ACTIVITY BASED COSTING (Studi Kasus di PT JASINDO)
Dengan perkembangan dunia usaha yang semakm maju dan tingkat kompetisi yang tinggi terutama didalam bidang jasa, maka diharapkan perusahaan dapat bersaing dan memiliki strategi yang tepat untuk memenangkan kompetisi. Untuk memenangkan kompetisi di komunitas bisnis yang digeluti maka perusahaan jasa dituntut memahami dan mengendalikan semua proses bisnis dan aktivitas-aktivitas di dalam perusahaan untuk menghilangkan pemborosan dari aktivitas yang tidak menghasilkan nilai tambah. Dengan demikian perusahaan dapat meningkatkan keuntungan yang dapat digunakan untuk melakukan ekspansi jasa layanan dan investasi untuk meningkatkan proses bisnis atau aktivitas yang ada dalam organisasi.
PT. Jasindo sebagai salah satu perusahaan yang bergerak daam bidang asuransi adalah suatu perusahaan Badan Usaha Milik Negara yang berbentuk persero. PT. Jasindo membutuhkan infomiasi mengenai biaya yang akan dikeluarkan dalam menghasilkan suatu produk jasa yaitu polis asuransi kendaraan (truk) sesuai aktivitas yang dilakukan pihak manajemen, sehingga perhitungan biaya lebih akurat dan relevan. Asuransi truk ini dibedakan menjadi dua, yaitu truk besar dan trek kecil. Hal ini dibedakan karena resiko yang dimiliki untuk masing-masing truk berbeda dan jumlah produk polis asuransi yang dihasilkan juga berbeda. Selama ini perusahaan menggunakan metode tradisional dalam penetapan biaya polis asuransi truk dimana perusahaan hanya mengalokasikan biaya secara seragam tanpa menelusuri biaya yang dikonsumsi masing-masing produk. Dimana untuk biaya produk asuransi dibebankan sama antara truk besar dan truk kecil. Penetapan biaya dengan menggunakan metode tradisional ini tidak dapat mengidentifikasikan produk yang menguntungkan karena nilai yang didapat tidak dapat diandalkan. Pada penelitian ini metode yang digunakan adalah metode Activity Based Costing. Metode ini digunakan untuk menelusuri biaya-biaya produksi berdasarkan aktivitas yang berhubungan dengan produk. Perhitungan biaya dengan metode ini akan menghasilkan infomasi yang lebih akurat dan dapat menghindari terjadinya penentuan biaya produksi yang terlampau rendah atau undercosting dan biaya produksi yang terlampau tinggi (tidak kompetitif) atau overcasting. Dimana pada perhitungan dengan menggunakan Activity Based Costing biaya dibebankan sesuai dengan jumlah produk yang dihasilkan dan dikonsumsi oleh masing-masing
produk.
Dari hasil perhitungan yang dilakukan maka di dapat perbedaan biaya produk polis asuransi antara truk besar dan truk kecil, dimana selama ini perusahaan menetapkan biaya yang sama terhadap truk besar dan truk kecil. Biaya produk polis asuransi kendaraan truk besar dan tmk kecil saat ini yang ditetapkan oleh perusahaan adalah Rp. 3,294,100.00 sedangkan menggunakan metode Activity Cased Costing biaya produk polis asuransi kendaraan truk besar Rp. 3,156,875.00 dan polis asuransi kendaraan truk kecil adalah Rp. 3.684,664.00.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2005).PERHITUNGAN BIAYA PRODUK POLIS ASURANSI KENDARAAN (TRUK) DENGAN MENERAPKAN METODE ACTIVITY BASED COSTING (Studi Kasus di PT JASINDO) ().Teknik Industri:FTI
Chicago Style
.PERHITUNGAN BIAYA PRODUK POLIS ASURANSI KENDARAAN (TRUK) DENGAN MENERAPKAN METODE ACTIVITY BASED COSTING (Studi Kasus di PT JASINDO) ().Teknik Industri:FTI,2005.Text
MLA Style
.PERHITUNGAN BIAYA PRODUK POLIS ASURANSI KENDARAAN (TRUK) DENGAN MENERAPKAN METODE ACTIVITY BASED COSTING (Studi Kasus di PT JASINDO) ().Teknik Industri:FTI,2005.Text
Turabian Style
.PERHITUNGAN BIAYA PRODUK POLIS ASURANSI KENDARAAN (TRUK) DENGAN MENERAPKAN METODE ACTIVITY BASED COSTING (Studi Kasus di PT JASINDO) ().Teknik Industri:FTI,2005.Text