// <![CDATA[ANALISlS KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN DENGAN MENGGUNAKAN ANALISIS RASIO METODE RADAR (Studi kasus pada sektor industri asuransi jenis kerugian)]]> Ir. Lisye Fitria, M.T. Dosen Pembimbing 2 Ir. Ambar Harsono, MT. Dosen Pembimbing 1 Putu Boby Lestaria / 13-2000-246 Penulis
Persaingan global telah melahirkan standar kompetisi baru. Pada kondisi ini setiap perusahaan ingin tetap bertahan hidup dan berkembang. Oleh sebab itu setiap perusahaan harus dapat menciptakan dan mernpertahankan keunggulan bersaing yang dimiliki dengan terus meningkatkan daya saing. Ukuran keberhasilan perusahaan tidak hanya pada aspek keuangan tetapi juga pada aspek~aspek lain yang dapat digunakan untuk menilai apakah suatu perusahaan dapat mempertabankan dan meningkatkan daya saingnya. Metode penilaian kinerja perusahaan yang digunakan saat ini pada umumnya menititik beratkan pada aspek keuangan. Metode tersebut belum dapat memberikan gambaran secara menyeluruh, terutama pengaruh keputusan yang diambil pihak manajemen untuk jangka panjang perusahaan. Analisis rasio Metode Radar yang dikembangkan oleh APO (Asian Produktivity Oganization) yang berkedudukan di Tokyo Jepang, merupakan penyempumaan analisis rasio yang digunakan saat ini. Pada analisis rasio Metode Radar dilakukan penambahan kelompok rasio yang berkaitan dengan potensi pertumbuhan dan rasio produktivitas. Dengan menggunakan analisis rasio Metode Radar ini disamping dapat dilihat kondisi perusahaan saat ini, juga dapat diketahui perkiraan kondisi perusahaan pada masa yang akan datang. Penggunaan analisis rasio Metode Radar untuk menilai kinetja perusahaan asuransi jenis kerugian yang telah go public yaitu pada PT Asuransi Ramayana Tbk, PT Asuransi Harta Aman Tbk, PT Asuransi Bintang Tbk, PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk dan PT Asuransi Dayin Mitra Tbk menghasilkan suatu kesimpulan bahwa secara keseluruhan perusahaan asuransi (ceding company) hidup dari pendapatan premi. Pada aset untuk perusahaan asuransi prioritas utama yang dilihat adalah investasi yang dimiliki, kemampuan menghasiJkan kas dan kemampuan menghasilkan modal kerja bersih. Perusahaan asuransi yang dinilai memiliki kinerja paling baik oleh pihak kreditur adalah PT Asuransi Harta Aman Tbk dan PT Asuransi Ramayana Tbk, karena memiliki keunggulan pada rasio likuiditas dan rasio leverage. Perusahaan asuransi yang dinilai memiliki kinerja paling baik oleh pihak investor adalah PT Asuransi Ramayana Tbk, karena memiliki keunggulan pada rasio rentabilitas. Perusahaan asuransi yang dinilai memiliki kinerja paling baik oleh pihak nasabah asuransi adalah PT Asuransi Harta Aman Tbk dan PT Asuransi Ramayana Thk, karena memiliki keunggulan pada rasio pertumbuhan dan rasio likuiditas.