<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="14675">
<titleInfo>
<title><![CDATA[ANALISIS BIOMEKANIKA TERHADAP PENGGUNAAN SEPATU KERJA WANITA]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>0401066902 - Yuniar, S.T., M.T</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>0409066802 - Caecilia Sri Wahyuningsih, Ir., MT.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ERICK PATHIULUNG / 13.2001.054</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penulis</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Teknik Industri]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[FTI]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2005]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[0]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[en]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[English]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Pertumbuhan industri sepatu sedang mengalami peningkatan yang sangat tinggi, salah satunya yaitu produk sepatu kerja wanita. Hal ini didukung oleh semakin besarnya peran kaum wanita dalam dunia kerja. Oleh karena itu, produsen sepatu diharapkan untuk merancang produk sepatu kerja wanita yang tidak hanya memperhatikan model dan bentuknya saja melainkan lebih mempertimbangkan segi kenyamanannya. Di sisi lain, penggunaan produk sepatu kerja wanita yang nyaman diharapkan dapat mengurangi keluhan para kaum wanita terhadap bahaya penyakit dan resiko cedera, terutama dipengaruhi oleh tinggi hak sepatu kerja yang digunakan. Adapun penyakit-penyakit yang dapat timbul akibat penggunaan sepatu berhak tinggi diantaranya,  Arthritis (Radang selaput sendi), Calcaneus spur, Plantar fasciitis, Hallux valgus, dan Metatarsalgia. Untuk mengetahui pengaruh tinggi hak sepatu kerja terhadap bahaya penyakit dan resiko cedera tersebut, dapat dianalisis secara biomekanika.

Analisis seeara biomekanika pada penelitian ini dilakukan dengan mengumpulan data tinggi dan berat badan 100 orang wanita pengguna sepatu kerja yang berusia sekitar 20 – 30 tahun. Pengolahan data dan analisis masalah dalam penelitian ini menggunakan metode Biomekanika statis mullipie-link coplanar static modeling. Berdasarkan pengolahan data dan analisis tersebut, diperoleh perbandingan momen dan gaya yang bekerja pada setiap segmen tubuh terutama pada bagian lutut, pergelangan kaki, dan bola kaki akibat penggunaan sepatu kerja dengan hak setinggi 0 - 9 cm.

Menurut America Academy of Orthopedic Surgeon (Suara Merdeka, 16 Juli 2004), penggunaan sehari-hari sepatu yang memiliki hak tinggi direkomendasikan memiliki hak setinggi 2-3 cm. Posisi ini memungkinkan tumit terangkat sedikit dan melonggarkan tendon achilles. Sehingga ketika berdiri maupun berjalan tidak terjadi tarikan keras pada urat kaki dan otot-otot di sekitar tumit tidak akan cepat terasa pegal dan lelah. Berdasarkan pendekatan dengan perhitungan regresi berganda, diperoleh persamaan untuk menentukan tinggi hak sepatu kerja wanita yang ideal sesuai dengan tinggi dan berat badan sebagai berikut:

Y = 16,712 - 0,075 Xl - 0,039 X2

Keterangan: 
Y = Tinggi hak sepatu kerja wanita (cm)
X I = Tinggi badan (cm)
X2 = Berat badan (Kg)

Berdasarkan persamaan regresi berganda tersebut, maka untuk berbagai ukuran tinggi dan berat badan wanita, menghasilkan ukuran tinggi hak sepatu kerja yang mendekati hasil yang direkomendasikan, yaitu sekitar 2 - 3 cm.

Pada penelitian ini dihasilkan suatu informasi tentang penentuan tinggi hak sepatu kerja berdasarkan tinggi dan berat badan penggunanya. Sehingga, konsumen diharapkan dapat mengubah cara pandangnya dalam memilih produk sepatu kerja wanita yang tidak hanya memperhatikan segi estetikanya saja melainkan lebih mempertimbangkan segi kenyamanan yang dihasilkan dari tinggi hak sepatu kerja yang digunakan. Di sisi lain, dengan menggunakan sepatu kerja yang nyaman dapat meminimasi timbulnya penyakit dan resiko cedera akibat penggunaan sepatu yang salah.</note>
<classification><![CDATA[]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Open Source ETD System]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[703TI/05]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[703TI/05]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[703TI/05]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="14690" url="" path="/132001054_703TI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[ANALISIS BIOMEKANIKA TERHADAP PENGGUNAAN SEPATU KERJA WANITA]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[14675]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-05-05 08:21:57]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-07-21 10:05:36]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>