ANALISIS KINERJA RUAS JALAN AKIBAT ADANYA HAMBATAN SAMPING (STUDI KASUS JL. JAKARTA, BANDUNG)
Jalan Jakarta merupakan jalan arteri sekunder yang dilalui kendaraan dari ruas Jl. Terusan Jakarta dan Jl. Ibrahim Adjie. Saat ini, Jl. Jakarta memiliki sistem satu arah untuk siang hari dan sistem dua arab pada sore hari. Jl. Jakarta memiliki 4 lajur dengan 1 lajur dibatasi marka garis utuh. Sistem dua arah dilakukan sore hari dengan 3 lajur menuju Flyover Jakarta Supratman atau Jl, Ahmad Yani dan 1 lajur menuju Flyover Antapani. Penelitian dilakukan berdasarkan hasil survei volume kendaraan di Jl, Jakarta. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kapasitas jalan, derajat kejenuhan, dan pengaruh adanya hambatan samping di Jl. Jakarta serta menilai tingkat pelayanan pada Jl. Jakarta. Kondisi ruas jalan yang dianalisis
meliputi nilai derajat kejenuhan (DS) dan kecepatan arus bebas (V s). Analisis kinerja ruas Jl. Jakarta mengacu pada Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI 2014). Berdasarkan hasil analisis kinerja ruas jalan, kondisi n. Jakarta tahun 2022 memiliki nilai derajat kejenuhan (DS) sebesar 0,6. Sedangkan untuk kecepatan arus bebas (Vs) pada Jl. Jakarta tahun 2022 sebesar 43 km/jam. Tingkat pelayanan berdasarkan hasil analisis pada Jl. Jakarta yaitu bernilai C.
Kata Kunci: Kapasitas Jalan, Hambatan Samping, Kinerja Ruas Jalan, Tingkat Pelayanan.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2023).ANALISIS KINERJA RUAS JALAN AKIBAT ADANYA HAMBATAN SAMPING (STUDI KASUS JL. JAKARTA, BANDUNG) ().Teknik Sipil:FTSP
Chicago Style
.ANALISIS KINERJA RUAS JALAN AKIBAT ADANYA HAMBATAN SAMPING (STUDI KASUS JL. JAKARTA, BANDUNG) ().Teknik Sipil:FTSP,2023.Text
MLA Style
.ANALISIS KINERJA RUAS JALAN AKIBAT ADANYA HAMBATAN SAMPING (STUDI KASUS JL. JAKARTA, BANDUNG) ().Teknik Sipil:FTSP,2023.Text
Turabian Style
.ANALISIS KINERJA RUAS JALAN AKIBAT ADANYA HAMBATAN SAMPING (STUDI KASUS JL. JAKARTA, BANDUNG) ().Teknik Sipil:FTSP,2023.Text